Stok Sembako Aman Sampai Lima Bulan

64
dok istimewa

SEMARANG-Kementerian Perdagangan menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran mendatang tercukupi dengan pasokan yang lancar. Setidaknya dalam beberapa bulan mendatang. “Stok cukup, bahkan sampai 4 sampai 5 bulan ke depan,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Semarang, Rabu, (3/5/2017).

Menurut Enggar, harga bahan kebutuhan pokok hingga dua bulan menjelang Lebaran cukup terkendali. “Dan akan dikendalikan terus,” ucapnya.

Politisi Nasdem itu menambahkan dari kebiasaan tahun-tahun sebelumnya, terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat dua bulan menjelang Lebaran. “Tetapi sekarang tidak, kita akan kontrol terus,” cetusnya

Enggartiasto juga menyebut ketersediaan pasokan bahan pangan saat ini, seperti minyak goreng yang mencapai 1,5 juta liter.
Selain itu, stok gula yang mencapai 460 ribu ton, beras sebesar 2,1 juta ton, daging yang ada di Bulog mencapai 40 ribu ton dan akan bertambah 51 ribu ton yang masih dalam perjalanan nantinya.

Ia juga menyebut keberadaan Satuan Tugas Pangan dalam memantau kondisi perkembangan harga. Satgas tersebut akan secara berkala melakukan evaluasi perkembangan harga tiap dua pekan.

Selain itu, kata Enggar, Bulog juga sudah ditugaskan menangani kekurangan pasokan bawang merah di dalam negeri untuk menghindari terjadinya gejolak harga di pasar. “Dewasa ini masalah bawang merah bukan hanya pada soal ketersediaan yang belum memadai,” tambahnya.

Namun juga pada gejolak harga yang merupakan salah satu dampak kekurangan pasokan. Harga yang murah di tingkat petani terjadi akibat masih besarnya pengaruh atau peran tengkulak .
“Untuk keperluan bibit, pupuk dan lainnya sebagian besar dipenuhi tengkulak,” jelas dia lagi.

Harga murah yang diterima petani membuat salah satu faktor kurang banyaknya produksi. “Oleh karena itu dewasa ini Kementerian Pertanian terus memangkas mata rantai perdagangan agar harga bagua di petani dan Kemendag dan Bulog mengambil peran untuk membantu pengadaaan guna ketersediaan pasokan,” kata Enggartiasto. ***