Sudah 60%, KA Bandara Soetta Mulai Pasang Pemindah Jalur

227
kompas.com

JAKARTA–Pengerjaan proyek kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini sudah mencapai 60 persen. Oleh karena itu, KAI optimistis kereta bandara tersebut bisa dioperasikan sesuai dengan target yang telah dicanangkan sebelumnya, yaitu pada Juli 2017 mendatang. “Total jalur untuk KA Bandara Soekarno-Hatta ini mencapai 36,3 km,” kata Senior Manager Humas PT.Kereta Api Indonesia (PT KAI) DAOP I, Suprapto di Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Saat ini, lanjut Suprapto, sejumlah pengerjaan masih dilakukan, di antaranya pengadaan wesel (alat pemindahan jalur) sebanyak 18 unit dan pengadaan bantalan sebanyak 39.607 unit. “Rute jalur yang baru sepanjang 12,1 km dari Batu Ceper ke Bandara Soekarno-Hatta, sisanya jalur yang sudah ada,” tambahnya.

Menurut Suprapto, Pengadaan jalur KA Bandara Soekarno-Hatta ini terdiri dari pembangunan track, pembangunan jembatan, pembangunan stasiun baru (Stasiun Sudirman Baru dan Stasiun Bandara Soetta), serta revitalisasi Stasiun Duri. “Saat ini, rel yang disediakan adalah rel tipe 54, sebanyak 2.530.360 ton. PT KAI juga melakukan pemasangan perangkat radio digital guna memudahkan komunikasi,” ujarnya

Dikatakan Suprapto, pengadaan fisik lainnya termasuk sistem gardu listrik aliran atas jalur KA Bandara Soetta, pengadaan dan pemasangan jaringan listrik aliran atas, pengadaan infrastruktur telekomunikasi dan pengadaan infrastruktur persinyalan.

Menurut rencana, kereta bandara tersebut nantinya akan berangkat dari Stasiun Manggarai dan Stasiun Jakarta Kota. Dari Stasiun Manggarai, kereta ini akan melintasi Stasiun Sudirman Baru, kemudian ke Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan langsung masuk ke bandara, dengan waktu sekitar 50 menit. Sementara, jika berangkat dari Jakarta Kota, akan melawati Stasiun Duri, Batu Ceper, dan langsung masuk ke bandara.