Survei BI: Optimisme Konsumen Meningkat

23
Ilustrasi

JAKARTA-Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mengindikasikan optimisme konsumen meningkat, sebagaimana tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juli 2017 yang naik 1,0 poin dari bulan sebelumnya menjadi sebesar 123,4.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman menjelaskan, meningkatnya optimisme konsumen pada Juli 2017 terutama didorong oleh membaiknya ekspektasi konsumen terhadap kondisi kegiatan usaha dan penghasilan, serta ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan mendatang.

Sementara itu, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini menurun terutama pada ketepatan waktu pembelian barang tahan lama (durable goods) dan penghasilan saat ini. Meski demikian terangnya, persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini mengalami perbaikan meski masih berada pada level yang pesimis (indeks <100).

Sementara itu, tekanan kenaikan harga dalam 6 bulan mendatang diperkirakan meningkat, terindikasi dari kenaikan Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 6 bulan mendatang sebesar 4,0 poin menjadi 171,5.

“Meningkatnya ekspektasi kenaikan harga tersebut terutama dipengaruhi oleh kekhawatiran responden terhadap kemungkinan adanya kenaikan administered prices,” ujarnya.

Sejalan dengan penghasilan konsumen saat ini yang sedikit melemah, porsi pengeluaran untuk konsumsi menurun dari 64,5% menjadi 64,0%. Demikian pula porsi untuk tabungan menurun dari 21,0% menjadi 20,6%.

“Di sisi lain, porsi pembayaran cicilan pinjaman meningkat yakni dari 14,5% pada bulan sebelumnya menjadi 15,4%,” imbuhnya.