Survey: 74,3% Masyarakat Jakarta Puas Dengan Kinerja Ahok

Survey: 74,3% Masyarakat Jakarta Puas Dengan Kinerja Ahok

0
BERBAGI
ilustrasi populi center

JAKARTA-Kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di bawah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjelang Pilkada 2017 masih baik. Hasil survey Populi Center menyebutkan 74,3% masyarakat Jakarta mengaku puas dengan kinerja Gubernur Ahok pada Agustus 2016.   Persentase ini meningkat dari Juni sebelumnya yang mencatat kepuasan sebesar 71%.

Kepuasan kinerja Gubernur Ahok ini berbanding lurus dengan kepuasan kinerja Pemprov DKI Jakarta. “Hal ini berarti kinerja Pemprov DKI Jakarta dan kinerja Gubenur Ahok saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya,” ujar Peneliti Populi Center, Nona Evita saat merilis hasil survey “Elit dan Pemilih Terbelah? Peta Pilgub Jakarta yang Makin Mengerucut” di Jakarta,  Selasa (30/8).

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 400 responden, di 6 wilayah DKI Jakarta yaitu Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of  error ±4.9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survei ini juga bertujuan untuk  melihat peta politik di Pilgub DKI Jakarta 2017 jelang pendaftaran pasangan calon dari partai politik.

Untuk rapor jelas Nova, kepuasan publik terhadap Gubernur Ahok, sebanyak 84.7 persen masyarakat Jakarta menyatakan puas terhadap kinerja Gubernur Ahok pada  Agustus 2016. Sebelumnya, pada Juni 2016 sebesar 85.2 persen masyarakat Jakarta mengaku puas.

Sementara itu, pada April 2016 sebesar 81.5 persen masyarakat Jakarta menyatakan puas, turun dari posisi   85.5 persen pada Februari 2016.

Meskipun cenderung fluktuatif, penurunannya tidak signifikan sehingga masih relatif stabil.

Dalam survei ini, Populi Center mendapatkan beberapa temuan menarik bahwa sebanyak 76.4 persen masyarakat DKI Jakarta merasa puas dengan kinerja pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam kurun waktu setahun terakhir. Persentase  ini meningkat dari survei Juni 2016 yang mencatat persentase kepuasan masyarakat DKI Jakarta sebesar 69.8 persen.

Sementara itu, data lainnya menunjukkan 22 persen masyarakat Jakarta mengaku tidak puas dengan kinerja Pemprov DKI Jakarta setahun terakhir. Persentase ini menurun dari survei Juni 2016 yan mencatat ketidakpuasan sebesar28.5 persen.

Sementara untuk penilaian kinerja Pemprov DKI dari indikator program kerja, masyarakat DKI paling banyak puas dengan program pelayanan kantor kelurahan (93.4%), pasukan oranye (91%), dan pelayanan prima puskesmas dan rumah sakit daerah (88.2%). Sementara itu, program kerja yang paling tidak dirasa memuaskan oleh masyarakat yaitu program QLUE Jakarta Smart City (46.7%), uji coba nomor kendaraan ganjil dan genap (37%), dan pengendalian harga bahan pokok (34.2%).

Adapun penilaian kinerja Ahok dari indikator program kerja, masyarakat DKI paling banyak puas dengan program kesehatan (88.3%), pendidikan (87.3%), dan penghijauan (79.3%).

Sementara itu, untuk program kerja yang paling tidak dirasakan memuaskan oleh masyarakat yaitu program pemberantasan korupsi (54%), perekonomian (41.6%), dan kemacetan (24%).