Tax Amnesty Dongkrak Penjualan Properti

69
photo ilustrasi

TANGERANG-Program pengampunan pajak (Tax Amnesty), yang dilakukan Pemerintah mendorong laju pertumbuhan bisnis properti di tanah air. Seperti yang terjadi pada kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) yang mengalami lonjakan permintaan properti hingga 3 kali lipat.  “Memang memiliki properti itu melihat momen, ada banyak hal yang diperhatikan pembeli untuk memiliki properti. Seperti kondisi politik, kemaman dan sebagainya diluar kondisi ekonomi,” terang Division Head Marketing Nava Park, BSD, Setia Iskandar, di kantornya.

Dia menjelaskan, program pengampunan pajak periode I dan II tahun 2016 mampu mengerek kinerja perusahaan. Terbukti, penjualan properti yang dipasarkan pengembang Nava Park BSD naik hingga tiga kali lipat dari sebelum penerapan Tax Amnesty. “Setelah tax amnesty orang memang lebih berani untuk beli lagi, Peningkatan minat Kita 2 sampai 3 kali lipat di periode Tax Amnesty,” terang Setia.

Dia mengaku, perusahaan berhasil membukukan penjualan properti hingga Rp300 miliar lebih selama kurun waktu tiga bulan terakhir di tahun 2016. “Untuk 3 bulan terakhir 2016 sampai Desember, kami bukukan penjualan hingga Rp300 miliar,” jawabnya.

Dia berharap di periode III program pengampunan pajak tahun 2017 ini, kinerja penjualan properti bisa sebagus periode I dan II pengampunan pajak. “Kita belum bisa pastikan karena pasar juga melihat kondisi keamanan dan Politik, tapi tentu harapan Kami penjualan tahun ini lebih baik dari tahun 2016. Tinggal tunggu momen saja,” bilangnya.

Navapark merupakan pengembang kawasan super premium di BSD, pihaknya mengklaim fasilitas penunjang yang diberikan adalah yang terbaik di kelas papan atas.  “Setiap yang kita ciptakan disini standar bintang lima, memang target Navapark adalah orang-orang yang mau punya gaya hidup premium. Kita targetkan memang kalangan atas,” ucap Setia. (Raja Tama)