Telan Investasi Rp2,3 Triliun, KEK Sorong Resmi Beroperasi

26
sorongkab.go.id

JAKARTA-Pemerintah meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong, Provinsi Papua Barat, di atas lahan seluas 523,7 hektare, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja ekonomi di wilayah Papua. KEK Sorong dapat menjadi salah satu pilar ketahanan pangan nasional, khususnya protein berbasis kelautan.

“Sehingga akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pesisir Papua,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat peresmian KEK Sorong di Sorong, Papua Barat, Jumat, (11/10/2019).

Lebih jauh Darmin berharap adanya keterlibatan aktif dari masyarakat setempat untuk mendorong pengembangan KEK Sorong yang ditetapkan melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) No 31 Tahun 2016.

Oleh karena itu, pemerintah akan menggiatkan pendidikan vokasi serta pelatihan koperasi agar masyarakat pesisir mempunyai keahlian, keterampilan, maupun kelembagaan ekonomi dan berkontribusi dalam KEK ini.

“Salah satu yang penting di sini adalah pemberdayaan sosial ekonomi bagi masyarakat pesisir yang beroperasi di sekitar KEK Sorong,” ujarnya.

Selain itu, Darmin ikut mengharapkan adanya kemudahan perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah bagi para calon investor.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menambahkan pengembangan KEK Sorong ini dapat mendukung pembangunan di Papua Barat serta mengurangi kesenjangan antar wilayah.

Pemerintah akan membangun balai latihan kerja berskala nasional agar tersedia sumber daya manusia yang berkualitas bagi industri di wilayah Papua Barat.

“Semoga ini menjadi perhatian dari pemerintah pusat, supaya pembangunan infrastruktur dan masuknya investasi ke KEK Sorong dapat berjalan maksimal,” ujar Mandacan.

Dengan upaya tersebut, Mandacan mengharapkan para pemuda dan pemudi Papua tidak hanya menjadi penonton dan mampu berpartisipasi dalam pengembangan KEK Sorong.

“Kami juga berharap jika di kawasan ini dibangun smelter, dengan hasil nikelnya dibawa ke pulau lain. Jadi, ini akan memberikan peluang dan kesempatan besar bagi anak-anak muda untuk bekerja di sana,” ujarnya.