Terminal LPG Bosowa Senilai Rp 857,5 Miliar Diresmikan

48

MAKASSAR-Kelompok usaha berbasis di Makassar, Sulawesi Selatan, Bosowa meresmikan Terminal LPG (Liquid Propane Gas) di Makassar, Sulawesi Selatan. Nilai investasi proyek tersebut mencapai US$ 70 juta atau setara dengan Rp 857,5 miliar. “Investasinya sebesar US$ 70 juta,” ujar Chief Executive Officer Bosowa Erwin Aksa   di Makassar, Sabtu, (21/12). 

Pabrik tersebut diresmikan oleh  Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Menperin) Mohamad S.Hidayat dihadiri oleh Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Founder Bosowa HM.Aksa Mahmud, Chief Executive Officer Bosowa Erwin Aksa,  Managing Director Bosowa Sadikin Aksa, jajaran direksi dan manajemen Bosowa, serta Muspida Tingkat I Sulawesi Selatan.

Dikatakannya, terminal ini berkapasitas hingga 10.000 metrik ton gas. Selain itu, terminal dilengkapi fasilitas dermaga dan truk pengangkut  yang mampu mendistribusikan elpiji hingga 2.000 metrik ton per hari dan mampu memenuhi kebutuhan elpiji di Sulawesi Selatan hingga 700 metrik ton per hari.

Erwin mengatakan, terminal ini dibangun Bosowa melalui anak usahanya,  PT Bosowa Duta Energasindo. PT Bosowa Duta Energasindo merupakan perusahaan yang tergabung dalam Grup Energi di Bosowa. Dikatakanya, kebutuhan energi secara khusus di Sulawesi Selatan seperti gas dan listrik kian meningkat tajam seiring tingginya permintaan konsumsi masyarakat maupun industri. “Kebutuhan energi akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Bosowa hadir untuk mengantisipasi itu,” ucap Erwin.

Sebelumnya, Bosowa juga telah mengoperasikan pembangkit listrik di Jeneponto (Sulsel) melalui PT Bosowa Energy. Perusahaan ini memproduksi listrik berkapasitas 2 x 125 MW. PLTU ini dibangun diatas lahan seluas 1.000 hektare (ha) dan menelan investasi sekitar US$ 350 juta. Saat ini, PT Bosowa Energi sedang menjajaki pembangunan PLTU Tahap II berkapasitas 2X125 MW di Jeneponto.