Tiang Pancang LRT Jakarta Ditargetkan Oktober 2016

Tiang Pancang LRT Jakarta Ditargetkan Oktober 2016

0
BERBAGI
setkab.go.id

JAKARTA-PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan pembangunan proyek kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jakarta masih berjalan sesuai jadwal (on schedule). Pasca launching project LRT Jakarta pada 22 Juni 2016 lalu, Jakpro telah mengerjakan serangkaian kegiatan persiapan pembangunan LRT Jakarta. “Persiapan konstruksi LRT Jakarta kan terus berjalan, dan sekarang kontraktor sudah mulai menebang pohon, penanaman kembali pohon di BKT, pengupasan jalur hijau, pemasangan pagar proyek, perataan tanah dan sebagainya. Kami terus bergerak, dan masih on schedul. Untuk kontrak pekerjaan persiapan ini, berjalan hingga Desember 2016,” kata Presdir PT Jakarta Propertindo, Satya Heragandhi dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (23/8/2016).

Mengenai main contractor, Satya Heragandhi menargetkan, paling lambat pada akhir September 2016 sudah didapatkan pemenangnya, tinggal dari kesiapan kontraktor. “Dengan begitu target pemancangan tiang pertama diharapkan bisa dilakukan Oktober 2016.”

Berdasarkan data Jakpro, pembangunan LRT Jakarta prioritas untuk koridor I sepanjang 5,9 Km antara Velodrome-Rawamangun hingga Depo LRT Kelapa Gading. Koridor ini, akan melintasi sebanyak 6 stasiun LRT layang. Keenam stasiun tersebut yakni stasiun Velodrome, stasiun Pacuan Kuda, stasiun Pulomas, stasiun Kepala Gading Boulevard, stasisun Mall Kelapa Gading dan stasiun Depo LRT.
“Kami menargetkan pengoperasian LRT Jakarta untuk 6 km tersebut pada Agustus 2018 mendatang, menyambut pelaksanaan Asian Games 2018,” tuturnya.

Satya Heragandhi menegaskan, keseluruhan perencanaan hingga pelaksanaan proyek LRT Jakarta terus berjalan. Misalnya saja, feasibility study (studi kelayakan) telah disusun oleh Mott MacDonald pada Februari 2016 lalu. Kemudian hasilnya sudah disampaikan ke Gubernur DKI Jakarta pada Maret 2016. “Pada bulan yang sama, juga sudah mendapat persetujuan Menteri Perhubungan.”

Menurutnya, seiring hal tersebut proses AMDAL juga terus berjalan. Public hearing sudah dilakukan kepada pemangku kepentingan di dua tempat yakni Kantor Kota Administratif Jakarta Timur dan Jakarta Utara. “Proses ini sudah dilalui, sekitar bulan Mei dan Juni lalu, dan perbaikan AMDAL sudah diserahkan ke BPLHD pada Juli lalu,” ujar Satya Heragandhi. Tidak hanya lingkungan saja, tetapi sudah melalui kajian kelayakan lalulintas.

Sementara, Achmad Hidayat, Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo menambahkan, pekerjaan pembangunan LRT jalur prioritas Koridor Velodrome-Kelapa Gading. Saat ini, Jakpro mengurus perizinan trase 2, antara Velodrome hingga Dukuh Atas.