Tingkatkan Daya Saing Industri Alas Kaki Nasional

82

SURABAYA-Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) Kementrian Perindustrian menggelar sejumlah kegiatan untuk mendorong pengembangan industri alas kaki nasional agar dapat terus meningkatkan daya saing dan mengoptimalkan eksistensinya di pasar gobal. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara memperingati 1 Dasawarsa BPIPI, yang dilaksanakan pada tanggal 16-17 November 2013 di Tanggulangin, Sidoarjo. “Dengan memilih tagline Inovasi Untuk Kemajuan Negeri, kami ingin mengangkat 2 isu utama sebagai tema besar kegiatan, yaitu Tantangan menghadapai Masyarakat Ekonomi ASEAN MEA 2015 dan Alas Kaki sebagai Industri Kreatif,” demikian disampaikan Kepala BPIPI Ratna Utarianingrum dalam sambutannya pada pembukaan 1 Dasawarsa BPIPI di Sidoarjo, Sabtu (16/11).

Menurut Ratna, pemberlakuan MEA pada 2015 menjadi sebuah realita yang harus dihadapi oleh sektor industri alas kaki nasional, ditengah gap kebutuhan pasar dengan tenaga kerja industri yang terjadi saat ini. Tahun 2015, saat MEA diberlakukan, pasar tenaga kerja dari Negara anggota ASEAN akan bebas masuk ke Indonesia, termasuk ke sektor alas kaki. Karena itu, tantangan sekaligus peluang untuk stakeholders industri alas kaki nasional adalah menyiapkan tenaga kerja handal dan profesional untuk mengisi sekaligus mendominasi pasar tenaga kerja domestik”.

Dalam event 1 Dasawarsa BPIPI, isu tersebut akan diangkat secara khusus pada Talk Show yang memilih tema “Potensi Produk Alas Kaki sebagai Industri Kreatif dan Peluang Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN” dengan menghadirkan para stakeholders, diantaranya Koperasi INTAKO sebagai representatif sentra IKM dan Kemitraan, Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia sebagai representatif industri alas kaki menengah besar, serta profesional sekaligus praktisi ekonomi dan industri kreatif.

Ratna mengatakan, ekonomi nasional saat ini banyak didorong oleh kontribusi Industri kreatif dengan melibatkan banyak generasi muda yang memiliki kreativitas dan inovasi. Sebagai upaya mengangkat komunitas kreatif serta mensosialisasikan peran dan fungsi BPIPI dalam pengembangan industri alas kaki nasional melalui media kreatif dan fashion, telah dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama KAMPUS TERAPAN antara BPIPI, ITS Design Center, Pusat Riset Alas Kaki Universitas Ciputra dan Batik Fraktal sebagai program kick off BPIPI menjadi pusat aktivitas kreatif industri alas kaki nasional. Dalam rangkaian acara 1 Dasawarsa, BPIPI juga memberikan penghargaan kepada para stakeholder yang diserahkan langsung oleh Dirjen IKM Kemenperin.

Di samping itu, untuk mempromosikan produk unggulan binaan BPIPI, diselenggarakan Bazaar Alas Kaki, Tas Murah dan Kuliner Sidoarjo yang diikuti 32 peserta dari Komunitas Sentra Tanggulangin serta IKM Alas Kaki dan perusahaan besar binaan BPIPI.