Trans Jabodetabek Ekspres Batal Beroperasi di Tangsel

Trans Jabodetabek Ekspres Batal Beroperasi di Tangsel

0
BERBAGI
photo ilustrasi

TANGERANG-Trans Jabodetabek Ekspres dipastikan batal beroperasi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), pada 1 Juni 2016 mendatang lantaran terbentur ketiadaan sarana penunjang.

Sebelumnya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Tangsel, memastikan rencana operasionalisasi Trans Jabodetabek Ekspress sebagai pengganti bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB), pada awal Juni 2016 ini.

Kepala Dishubkominfo, Sukanta, menegaskan, rencana operasionalisasi bus trans Jabodetabek Ekspress ditunda. Penundaan tersebut seiring informasi yang diberikan Perum Perusahaan Djakarta (PPD) kepada Dishubkominfo.  “Perum PPD Ciputat, telepon ke saya. Jadi ditunda dulu. Malam ini mereka baru mau pasang stopan di BSD. Jumlahnya ada 12 titik sebagai petunjuk bagi penumpang,” ujar Sukanta, Rabu (1/6).

Pemasangan plang stopan itu hanya akan dipasang dikawasan BSD, sementara wilayah Ciputat menggunakan bekas milik APTB. “Ciputat tidak perlu pasang karena sudah ada bekas APTB, sementara di BSD belum ada, rencana ada 12 titik yang akan dipasang,” lanjutnya.

Untuk wilayah Tangsel, Trans Jabodetabek Ekspress oleh PPD ada 70 unit armada yang dibagi menjadi tiga titik.  Dengan rincian titik trayek, Ciputat-Blok M sebanyak 21 armada, Serpong- Blok M 21 armada dan Serpong Tanah Abang 28 Armada.

Sementara untuk jalur yang akan dilintasi, Sukanta menerangkan, rute Ciputat-Blok M akan melintasi Pasa jumat-TB Simatupang-Fatmawati-Panglima Polim-Falatehan dan terminal Blok M.

Sedangkan rute Serpong-Blok M melintasi tol JORR Serpong- exit tol Fatmawati-TB Simatupang-Prapanca-Trunojoyo.  “Kalau yang Serpong-Tanah Abang, dia lewat tol lingkar luar Tomang-Cideng Timur-Jati Baru-Fachrudin-Tanah Abang,” ungkap Sukanta.

Terpantau, diwilayah Ciputat, bus APTB masih beroperasi hingga hari ini (1/6), sopir APTB mengaku, “Ya, kami masih jalan, cuma tidak lewat jalur bus Trans Jakarta,” cetusnya.

Untuk kepastiannya, Sukanta belum berani membeberkan. “Besok, kami bersama instansi terkait lain seperti PPD, organda Tangsel, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan sat lantas Polres Tangsel akan mengundang untuk berkoordinasi supaya masyarakat mendapat kepastian beroperasinya Trans Jabodetabek Ekspress ini,” tandasnya. (Raja Tama)