Uang Tebusan Tax Amnesty Capai Rp 100 Triliun

Uang Tebusan Tax Amnesty Capai Rp 100 Triliun

0
BERBAGI
Seskab, Pramono Anung

JAKARTA-Meskipun periode pertama kurang satu hari lagi (30 September), hingga Jumat (30/9) pagi, uang tebusan yang diraih dari program pengampunan pajak atau tax amnesty telah mencapai Rp 95,6 triliun. Diperkirakan saat periode pertama tax amnesty ini ditutup malam nanti, jumlah uang tebusan akan menembus Rp 100 triliun. “Alhamdulillah kalau kita lihat hasil yang ada, terus terang melebihi dari ekspektasi atau harapan, karena ini baru periode pertama, masih ada periode kedua dan ketiga,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta,  Jumat (30/9).

Hingga hari terakhir ini jelas Pramono, jumlah peserta yang mengikuti program pengampuan pajak  luar biasa besar. Saking membeludaknya, server-nya hang. Sehingga tidak diketahui berapa nilai harta yang di-declare secara real time hari ini.

Mengenai keberhasilan program tax amnesty itu sendiri, Seskab mengemukakan tiga faktor pendukung. Pertama, Presiden memimpin secara langsung program ini. “Baik sosialisasi maupun ke lapangan dan sebagainya, sehingga inilah menimbulkan kepercayaan yang ada dalam masyarakat,” ujarnya.
Kedua, tentunya tidak lepas dari kerja  Menteri Keuangan dan timnya yang sangat kredibel dan solid. Dan ketiga, petugas pajak yang bekerja sangat all out. “Nah, karena faktor 3 ini menimbulkan adanya trust, kepercayaan dari dunia usaha dan juga para wajib pajak. Sehingga mereka yang belum menjadi wajib pajak menjadi wajib pajak baru. Kemudian yang sudah menyimpan hartanya di luar negeri maupun di dalam negeri pada saat ini di deklarasikan,” terang Pramono.

Dengan melihat angka yang dicapai dalam program tax amnesty ini, Pramono mengatakan keberhasilan amnesti pajak di Indonesia nomor satu di dunia, baik untuk deklarasi, repatriasi dan presented terhadap GDP. “Jadi ini angka yang luar biasa. Dan akan tetap kita pantau untuk hari ini. Untuk tahap kedua dan berikutnya, dengan pengalaman yang ada, saya meyakini akan lebih baik,” pungkasnya.