Warga Bukan Kelinci Percobaan, Pendeta se DKI Jakarta Dukung Cagub Berprestasi

861
Cagub Anies Baswedan bersama Penginjil Rita Tiara Panggabean

JAKARTA-Pengakuan Rita Tiara Panggabean yang awalnya Pendeta lalu diralat menjadi Penginjil terkait dukungan politik Pendeta se DKI Jakarta membuat Asosiasi Pendeta Indonesia (API) agkat bicara.

Menurut Ketua Umum API, Pdt  Brigjen TNI Drs. Harsanto Adi S, M.M., M.Th, klaim dukungan API ke pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno tidak benar. “Membaca, mendengar berita bahwa adanya dukungan API ke paslon nomor 3 dalam Pilkada DKI putaran kedua adalah tidak benar. Kalau ada klaim yang mengatasnamakan pendeta maka saya pastikan itu bohong dan palsu,” tegas Harsanto dalam klarifikasi resminya di Jakarta Rabu (5/4).

Klarifikasi resmi organisasi API ini merespon klaim Rita Tiara Panggabean seorang aktifis politik dari organisasi sayap Partai Gerindra yaitu Kristen Indonesia Raya (KIRA).

Rita Tiara Panggabean yang belakangan diketahui pendeta palsu itu mengaku seluruh pendeta di Jakarta mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Alasannya, Anies mirip Yesus. “Saya memilih Anies-Sandi karena keduanya memilih hati seperti Kristus Yesus,” ujarnya.

Namun API secara organisasi membantah keras klaim Rita Panggabean ini. Organisasi API ini adalah organisasi resmi, yang didirikan pada tanggal 31 Oktober 2002 di Gedung Krida Bhakti – Setneg – Jakarta. “Karena itu kalau ada yang mengatas namakan organisasi API dan mendukung Paslon nomor urut 3 maka itu bukan sikap organisasi API,” tegasnya.

Sebab sikap API dalam Pilkada DKI Jakarta sudah cukup jelas. Pilkada DKI Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya harus dilaksanakan secara demokratis. Namun ukuran demokrasi adalah bukan Ras, Suku, Agama dan Kepercayaan tetapi adalah prestasi. “Jadi, pendeta-pendeta di DKI Jakarta ini pasti akan dukung cagub yang berpretasi dan bukan cagub yang pandai menjual SARA,” ujarnya.

Untuk itu dia berharap agar warga Jakarta memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang telah menunjukkan prestasinya secara nyata bukan akan atau nanti. Apalagi, jabatan Gubernur bukan jabatan coba coba ( trial and error), tetapi harus pasti, karena penduduk Jakarta buka kelinci percobaan. “Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua untuk terus membawa Suara Kebenaran,” pungkasnya.

Seperti diketahui, berita tentang dukungan para pendeta Kristen se DKI Jakarta terhadap Anies-Sandi pertama kali dilansir oleh media online okezone milik cukong Hary Tanoesoedibjo dengan judul http://news.okezone.com/read/2017/04/03/338/1657970/penginjil-tiara-panggabean-bakal-deklarasikan-dukungan-ke-anies-sandi.

Setelah mendapat protes dari sejumlah pendeta, termasuk pendeta kenamaan Indonesia, Gilbert Lumondang, berita dukunga palsu pendeta itu diubah  menjadi http://news.okezone.com/read/2017/04/03/338/1657970/penginjil-tiara-panggabean-bakal-deklarasikan-dukungan-ke-anies-sandi.

Hary Tanoesoedibjo sendiri adalah pendukung dan cukongnya Anies-Sandi. Bahkan seluruh media milik taipan asal Surabaya ini diperintahkan untuk menyerang Ahok-Djarot.