Warga Tolak Komersialisasi Bandara Pondok Cabe

81
Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan/dok tribun

TANGERANG- Rencana pengembangan bisnis angkutan transportasi udara yang oleh digarap oleh PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pelita Air Service (PAS di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mendapat ganjalan. Sejumlah perwakilan warga sekitar lahan kawasan Bandara Pondok Cabe Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan secara tegas menolak komersialisasi bandara private berjadwal ini. Warga beralasan bakal terganggu dengan bising lalu lalang pesawat. “Hari ini kita sudah urung rembuk dengan warga disini. Intinya, kita mau sampaikan aspirasi warga kepada Bu Airin atau Pak Ben soal rencana dijadikannya Bandara Pondok Cabe untuk kepentingan komersil,” jelas juru bicara warga Pondok Cabe Ilir, Mansyur, di Tangerang, Selasa (9/2).

Upaya warga untuk bertemu dengan Pimpinan Pemkot Tangsel tersebut, dirasa perlu, karena sebelumnya warga mengaku telah mendatangi pihak PT. Pelita Air Service. Namun belum memperoleh tanggapan yang jelas.  “Dulu mereka (PT.Pelita Air Service-red) sempat kami datangi bulan Desember 2015. Tapi tidak menjawab keresahan kami sama sekali, dan kemarin kami dapat dari pemberitaan media, mereka keukeh akan beroperasi di bulan Maret, maka kami coba untuk bicarakan dengan Pemkot,” terang Mansyur.

Pasalnya, jelas Mansyur, sejumlah warga yang berasal dari dua Kelurahan Pondok Cabe Udik dan Pondok Cabe Ilir dipastikan akan merasakan dampak dari rencana pemanfaatan Bandara yang dikelola oleh PT. Pelita Air Service itu.

Warga Pondok Cabe di dua Kelurahan itu, menyayangkan sikap PT. Pelita Air Service yang enggan berkomunikasi dengan warga. “Kehidupan kami sudah nyaman disini, kalau itu jadi dioperasikan, tentu kami terganggu,” katanya lagi.

Warga juga menyayangkan pernyataan dari seorang pimpinan maskapai yang hendak menggunakan Bandara Pondok Cabe tersebut, yang menggunakan kata-kata tidak santun.  “Dia sebut, jangan berpikir primitif. Coba temui kami, ajari kami agar punya pandangan modern, bersosialisasi saja tidak. Kok bicara seperti itu,” ujarnya geram.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala Bandara Pondok Cabe, Suarob, mengiakan adanya sejumlah perbaikan yang dilakukan pihaknya. “Perbaikan pagar disekeliling Bandara dan landasan pacu (run way), juga beberapa item lain,” jelas Suarob tanpa merinci detailnya.

DIa mengaku tidak berani berkomentar soal kepastian penggunaan Bandara Pondok Cabe tersebut.  “Kalau itu, tanyakan saja langsung ke maskapainya,” tutupnya. (Raja Tama)