Waspada Modus Penipuan Catut Nama Kang Sobary

1369

SEMARANG-Di tengah suasana gembira perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan Bangsa Indonesia, ternyata ada oknum pengecut yang tega melakukan modus penipuan mengatasnamakan budayawan dan cendekiawan Mohamad Sobary. Adapun nomor handphone “Sobary palsu” adalah +62 819-4789-9123.

“Hati-hati kalau ada orang mengaku “Sobary” menggunakan hp putrinya kontak Anda melalui WA bahkan juga dengan PP Kang Sobary sebab dia adalah penipu yang mau memeras,” ujar Romo Aloys Budi Purnomo Pr yang juga menjadi salah seorang sasaran ‘Sobary” palsu ini.

Romo Budi mengaku mendapat pesan WhatsApp, si penipu yang mengaku sebagai Sobary.

Dalam pesan itu, si penipu menulis pesan sebagai berikut tertanggal (17/8) pukul 05.55 WIB:

“Assalamualaikum romo, kulo mo, sobary… Saya lagi dapat ujian. Saya dapat musibah di rumah, hp, uang, atm dan sedikit perhiasan raib digondol maling. Untuk sementara saya memakai hp putri saya mo, jumat nanti baru urus nomor yang lama. Oh iya mo, dapat salam dari Romo Puspo di Yangon.”

Romo Budi mengaku baru sempat membaca pesan itu keesokan harinya. Namun Romo Budi sudah curiga dengan isi pesan dan pengirim pesan yang nomor dan namanya belum tersimpan di perangkatnya.

Romo Budi makin curiga ketika menelpon ke nomor asli Kang Sobary yang katanya dicuri ternyata nyambung.

“Itu sudah tidak masuk akal sebab biasanya saat hp kita hilang biasanya nomor langsung diblokir atau minimal dimatikan,” ujar Romo Budi.

Namun kecurigaan itu ditepisnya. Maka Romo Budi pun menjawab dan turut prihatin atas peristiwa yang terjadi.

Gayung bersambut si penipu pun menyahut, “Yang bikin fikiran kurang tenang saat ini, ada sebagian uang titipan sahabat sebesar Rp 12 juta yang ikut raib dibawa juga. Padahal mestinya harus saya kirimkan segera mo, saya bingung saat ini,” balas si penipu.

Membaca pesan itu, Romo Budi langsung menelpon temannya, Romo Benny Susetyo Pr yang juga kenal Kang Sobary yang asli.

Romo Benny meyakinkan Romo Budi bahwa semua itu tidak benar. “Itu penipuan,”jawab Romo Benny.

Romo Budi baru bisa kontak dengan Kang Sobary yang sesungguhnya pada Jumat siang. Setelah memastikan bahwa yang diajak chatting via WA adalah sungguh-sungguh Kang Sobary, Romo Budi mengungkapkan, “Kang, kula kok nampi kabar bilih Panjenengan kemalingan, punapa leres Kang?”

Kang Mohamad Sobary, “Mboten. Saking pundi Romo kabaripun.” Romo Budi, “Wah nuwun sewu. Wonten ingkang ngaken Panjenengan. Ngaken bilih kemalingan hp, atm, perhiasan…. ugi arta rencang 12 juta…. lah kawula ragu-ragu punapa injih.”

Kang Sobary langsung menjawab, “O, punika garong kecu pandung rampok badhe apus kromo meres tiyang sanes. FB kula dipun hack kalian tiyang edan Romo. Meniko nggegirisi. Ngaken dados panitya bangun masjid lajeng meres arta.”

Romo Budi, “Injih Kang, matur sembah nuwun Kang. Mangke dalem seratipun supados tiyangipun kapok. Lan tiyang sanes waspada bilih wonten tiyang ingkang ngaken Panjenengan namung badhe ngapusi.”

Kang Sobary, “Nomer rek bank ipun dipun bikak wonten tlatah Batak mriko. Mbok menawi tiyang Batak Mo.

Romo Budi, “Injih Kang. Matur sembah nuwun paringipun wartos punika.”

Kang Sobary, “Punap kemawon rembakipun meniko namung dora Romo.”

Romo Budi, “Injih Kang kawula langkung pitados kalian Panjenengan.”

Kang Sobary, “Leres Romo, matur sembah nuwun. Menika aslinipun ngrampok fb kawula lajeng cenanangan mawi WA ugi. tiyang nistho!”

Romo Budi: “Injih Kang nyuwun ijin dalem serat njih.”

Kang Sobary, “Mangga Romo!”