OJK Segera Terapkan Standar Internasional Manajemen Risiko Asuransi Syariah

Thursday 27 Mar 2014, 2 : 17 pm
by

JAKARTA-Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan pengembangan pengawasan industri keuangan syariah akan segera mengacu pada aturan-aturan yang ditetapkan di internasional termasuk penerapan manajemen risiko asuransi syariah (Takaful).

Muliaman menyampaikan hal itu dalam pertemuan The Islamic Financial Services Board (IFSB) yang berlangsung di Kota Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam 25 – 27 Maret 2014. OJK kali ini hadir sebagai anggota penuh dari IFSB.

Muliaman menjelaskan bahwa IFSB dalam pertemuan kali ini menetapkan beberapa standar prudential di bidang perbankan, pasar modal dan asuransi. Untuk itu, meski industri asuransi di Indonesia relatif kecil, namun potensi pertumbuhannya sangat besar. “Ini adalah saat yang tepat untuk mengembangkan pengawasan industri keuangan syariah yang mengacu pada aturan-aturan yang ditetapkan di Internasional termasuk terkait dengan penerapan manajemen risiko asuransi syariah (Takaful),” kata Muliaman. Menurut Muliaman,  naiknya populasi “middle class income” di Indonesia telah memicu naiknya permintaan akan produk-produk keuangan seperti produk asuransi termasuk juga di dalamnya produk asuransi syariah, yang bertumbuh sangat cepat. “Penerapan manajemen risiko asuransi syariah ini dimaksudkan agar perkembangan asuransi syariah yang cepat ini dapat dicapai secara berkesinambungan dan sehat. Tentunya juga sebagai upaya untuk mempersiapkan industri keuangan syariah kita siap dalam menghadapi era ekonomi terintegrasi MEA 2015,” katanya.

Dijelaskannya, kehadiran OJK dalam 24th Meeting of The IFSB Council di Brunei Darussalam ini, akan menjadi kesempatan yang baik bagi OJK untuk memperkuat pengaturan penerapan international best practice manajemen risiko di asuransi syariah. OJK mengharapkan Industri asuransi syariah senantiasa memperkuat penerapan manajemen risikonya baik secara solo basis maupun secara konsolidasi. Dengan demikian akan meningkatkan kualitas penerapan pengawasan terintegrasi yang akan diujicobakan pada tahun 2014 ini terhadap konglomerasi yang beranggotakan tidak hanya perbankan namun juga perusahaan asuransi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Integrasi Transaksi Tol JORR Diberlakukan Akhir September 2018

JAKARTA-Pemerintah terus mendorong terwujudnya sistem transportasi nasional yang efektif dan

IPW Curigai Ada Agenda Terselubung Polda Jateng di Balik Pemeriksaan 176 Kepala Desa Seluruh Karanganyar

JAKARTA – Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso mencurigai