Rupiah Kembali Bergerak Pada Level New Low

JAKARTA-Indeks AS semalam ditutup naik, sedangkan indeks utama di wilayah Eropa ditutup melemah. Volatilitas masih terjadi ditengah penantian pertemuan Fed pekan depan.

Sentimen juga datang dari update data terkini dari Jepang dan China yang beberapa diantaranya dilaporkan berada dibawah ekspektasi pasar.

“Pagi ini, indeks di wilayah Asia Pasifik sebagian besar cenderung bergerak melemah,” ujar analis valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat (11/9).

Dari pasar komoditas, jelasnya, harga minyak dunia masih turun sedangkan harga emas melanjutkan penguatannya.

Sementara itu, sesuai dengan proyeksinya, IHSG ditutup melemah tipis, setelah sempat mengalami tekanan signifikan pada sesi pertama.

Potensi wait and see serta trading harian yang masih akan dilakukan ditengah minimnya katalis penggerak dan penantian ragam data domestik pekan depan termasuk pertemuan The Fed kami lihat akan mendorong IHSG akan kembali mengalami tekanan.

Baca :  IPCC Bagikan Dividen Sebesar 75% Dari Laba Bersih 2019

Demikian pula dengan refleksi atas pergerakan indeks AS dan APAC pagi ini dapat menahan appetite aksi selektif beli yang akan dilakukan oleh sebagian investor, sehingga bila penguatan terjadipun tidak akan signifikan.

Wa“EIDO naik tipis sedangkan nilai tukar belum banyak bergerak (Rp14.306/USD) menjauhi angka new low yang tercatat kemarin di level Rp14.333/USD,” pungkasnya.