Ma’ruf Amin: Kurangi Kesenjangan Ekonomi, Konglomerasi Harus Bermitra dengan UMKM

Hal senada juga disampaikan Nur Rohman, Ketua Umum SIMAC. Menurut Rohman, gerakan Arus Baru Ekonomi Indonesia dan keberadaan SIMAC akan menciptakan usahawan dengan skil tinggi di berbagai sektor ekonomi.

“Santri ini menjadi satu potensi nasional , sehinga perlu ditopang SDM-nya dan perlu ada pendidikan vokasi di pesantren. Mereka juga harus diberikan motivasi untuk mampu bersaing dengan global,”ujarnya.

Untuk itu, SIMAC dan Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (AKURINDO) akan menjalin kemitraan dengan para pengusaha besar nasional serta instansi terkait lainnya untuk merealisasikan konsep Arus Baru Ekonomi Indonesia ini.

Menurut Gus Rohman, gagasan Arus Baru Ekonomi Indonesia tidak hanya wacana tapi merupakan kerja nyata yang akan langsung bisa dirasakan manfaatnya bagi anak-anak bangsa. Gus Iwan adalah singkatan dari Santri Bagus, Rupawan, Seneng Ngaji dan Wirausahawan.

Baca :  Presiden: Pindah Ibu Kota Bukan Sekadar Pindah Kantor Pemerintahan

“Gus Iwan ini merupakan sosok pemuda zaman now, pemuda millenial yang punya jiwa patriotisme dan kemandirian dalam usaha. Indonesia akan menuju era keemasan dan akan dimotori oleh anak-anak muda yang terpanggil jiwa raganya demi bangsa Indonesia,”ujar Nur Rohman.

Selain melakukan pendidikan dan latihan di dalam negeri, SIMAC juga akan mengirim para santri usahawan untuk belajar dan mengikuti pelatihan di Australia. “Kami berharap setelah mereka kembali, akan menjadi usahawan yang mendiri dan sukses sehingga bisa berkontribusi terhadap ekonomi bangsa,” kata Nur Rohman.

Langkah nyata Implementasi Arus Baru Ekonomi Bagi Pelaku Usaha Rakyat Indonesia khususnya Petani, Nelayan dan UMKM dilakukan Parade Ekonomi Kerakyatan. SIMAC dan AKURINDO akan menyelenggarakan parade ini di 10 titik kegiatan di seluruh Indonesia.

Baca :  Ini 8 Orang Stafsus Wapres Ma'ruf Amin Periode 2019-2024

Salah satunya Parade Ekonomi Kerakyatan ini adalah Pameran Pelaku Ekonomi Kerakyatan MSP Expo Amazing Bali 2018 pada tanggal 10 – 14 Oktober 2018 di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon Denpasar, Bali.

Sekitar 300 lebih pelaku UMKM terbaik nasional terlibat pada pameran dengan tema “ AMAZING BALI” ini. Mereka akan memamerkan aneka produk dengan potensi ekspor dari Bali dan seluruh Indonesia, mulai dari kuliner, fashion serta kerajinan (craft).

Febri Wibawa Parsa, Sekretaris Jenderal (Sekjen) AKURINDO mengatakan pada acara parade ini selain diisi dengan kegiatan pameran juga sosialisasi terkait konsep Arus baru Ekonomi dan keberadaan Gus Iwan. Nantinya, Gus Iwan akan mengeluarkan kertu dengan tiga manfaat atau fungsi yakni sebagai kartu anggota (member), sistem pembayaran elektronik ( e-money) dan fungsi asuransi.

Baca :  Wapres Resmikan Proyek Revitalisasi Pasar Rakyat Pariaman Rp 89,74 Miliar

“Kami akan mempermudah para pemegang kartu Gus Iwan untuk asses modal, pemasaran dan promosi digital serta perlindungan usaha. Jadi nanti para santri usawan ini tak perlu risau akan gagal usaha karena usaha mereka akan dilindungi asuransi dari kemungkinan gagal usaha dan gagal bayar,”ujar Febri.

Terkait perlindungan usaha inin SIMAC dan AKURINDO akan bekerjasama dengan Asuransi Umum ASPAN. “Kita ingin agar gagasan Arus Baru Ekonomi Nasional yang digagas Pak Ma’ruf Amin ini menghasilkan para usahawan sejati dan kuat sehingga Indonesia menjadi lebih baik kedepannya,”tutur Febri.