Wabah Hepatitis A, Intan Fauzi dan BPOM Sosialisasi KLIK di Depok

Anggota DPR RI Komisi X, Intan Fauzi bersama , Direktur Pengamanan, Deputi Bidang Penindakan, Badan POM, Umar Faruq saat Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan thema “Bijak Dalam Mengkomsumsi Obat dan Makanan” di aula Kelurahan Tugu, Cimanggis Kamis, (12/12),

DEPOK-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Intan Fauzi mengedukasi masyarakat agar mengecek Kemasan, Label, Izin Edar, Kadaluarsa (KLIK) sebelum membeli produk.

Dalam Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan thema “Bijak Dalam Mengkomsumsi Obat dan Makanan” di aula Kelurahan Tugu, Cimanggis Kamis, (12/12), Intan meminta masyarakat untuk memastikan semua produk yang dikonsumsi itu aman.

Hal ini penting guna mendukung program pemerintah yakni SMD Unggul Indonesia Maju. “Untuk mendapatkan SDM yang unggul tentu mengkonsumsi pangan yang sehat dan aman,” ujar Intan.

Intan mengungkapkan, pengawasan obat dan makanan memang harus diperhatikan dengan ketat. Karena, saat ini banyak beredar makanan dan obat-obatan ilegal.

Baca :  Intan Fauzi: Jangan Salah Pilih, Kenalilah Rekam Jejak Caleg DPR

“Tentunya hal tersebut akan membahayakan bagi masyarakat. Untuk itu kita perlu cermat sebelum membeli sebuat makanan dan obat-obatan,” ungkapnya.

Apalagi, baru-baru ini, di Kota Depok ada wabah hepatitis A. Kalau hepatitis A itu karena pola hidup yang tidak sehat.

Untuk itu, Wakil Rakyat Kota Depok dan Kota Bekasi mengajak semua orang tua murid untuk menjaga pangan jajan anak sekolah. Pastikan semua jajanan yang beredar di sekolah itu aman.

“Kalau sebelum belanja, diliat dulu kemasan,” ucapnya.

Politisi perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengimbau agar masyarakat memperhatikan komposisi yang terkandung dalam makanan dan obat tersebut.

“Karena, saat ini memang banyak makanan olahan seperti nuget dan sosis ayam, tetapi kandungan daging ayamnya hanya sedikit, selebihnya hanya tepung dan lainnya,” ujar Intan.

Baca :  Intan Fauzi: Masyarakat Merindukan Ramadhan dan Idul Fitri Tanpa Hantu Covid-19