Dampak Covid-19, Pemerintah Inventarisasi Stimulan yang Bisa Diberikan

Menko Perekonomian usai Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (11/3).

JAKARTA-Pemerintah saat ini sedang melihat perkembangan yang ada karena masih terlalu dini untuk merespons, namun tetap menginventarisasi stimulan yang bisa diberikan.

”Jadi kita sedang melihat langkah-langkah yang dilakukan. Pemerintah sekarang menginventarisasi stimulan yang bisa diberikan. Ada yang sifatnya non fiskal dan ada yang fiskal. Yang Fiskal Ibu Sri Mulyani sudah menyampaikan kita sedang mengkalkulasi. Jadi mudah-mudahan dalam tidak dalam waktu lama kita lihat,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (11/3).

Dengan harga BBM turun, menurutnya, itu juga menurunkan komoditas-komoditas yang lain, sehingga tentu sedang dievaluasi apa yang terjadi dan berapa lama ini akan bertahan.

Baca :  Penanaman Modal Industri Manufaktur Berkontribusi Hingga Rp104,6 Triliun

”Kemudian setelah ini ada stabil, ada beberapa hal yang akan diambil oleh pemerintah, termasuk juga terkait dengan delta antara Palm Oil dan Gas Oil. Karena sekarang deltanya semakin melebar dengan harga minyak yang sudah turun,” kata Airlangga.

Sebagai gambaran, Menko Perekonomian menyampaikan untuk non fiskal kemudahan impor, kemudian juga integrasi sistem untuk impor maupun ekspor, kemudahan SK, dan lain-lain.

“Yang fiskal Ibu Sri Mulyani kan sudah menyampaikan dan terkait dengan PPH21 maupun 25. Kita sedang kalkulasi. Ya, masih tadi, kita bahas dulu,” pungkas Menko Perekonomian
.