Maksimalkan Pelayanan Pembuatan Identitas, Pemkot Bekasi Ajukan ADM

ILustrasi

BEKASI-Pemerintah Kota Bekasi berupaya memaksimalkan pelayanan pembuatan identitas dengan mengajukan pengadaan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). ADM itu nanti diperuntukan untuk pencetakan KTP, KK, Akta Kematian, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan dan KIA.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat mengemukakan bahwa anggaran yang diajukan mencapai ratusan juta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi. Rencananya, anggaran itu dapat digunakan pada pertengahan tahun 2020 ini.

“Insyaallah pada pertengahan ini sudah ada, usulan ADM sudah kita sampaikan dengan menggunakan APBD Kota Bekasi 2020,” kata Taufiq di Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (13/3/2020).

Sebanyak tiga unit mesin ADM itu akan ditempatkan di Kantor Wali Kota Bekasi, Kantor Disdukcapil dan Mall Pelayanan Publik yang terletak di Bekasi Trade Center (BTC), Bulak Kapal, Bekasi Timur. Menurutnya, tiga titik itu sebagai uji coba untuk kemudian bisa diterapkan pada 12 kecamatan.

Baca :  Presiden: Praktek Percaloan dan Pungli Harus Hilang

“Itu (ADM) kan produk Kementerian Dalam Negeri. Anggaran kalau liat harga di price list Rp 180 juta satu unit jadi kita kali 3 aja itu yang kita usulkan,” imbuhnya.

Rencananya, pada 2021 mendatang, 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi sudah mempunyai mesin ADM agar pelayanan pembuatan berkas dapat secara mandiri dan cepat. Namun ia berharap muncul penyedia lain dalam merancang mesin ADM dengan harga kos yang lebih murah.

“Kita sudah usulkan melalui bantuan provinsi (Jawa Barat) untuk penyediaan di 12 kecamatan sehingga nanti di 2021 semua kecamatan tidak perlu lagi ada pelayanan kependudukan cukup menggunakan ADM itu,” pungkasnya