Pengawasan Diperketat, ODP dan PDP di Tangsel Terus Meningkat

Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akan lebih meningkatkan pengawasan di tingkat RT dan RW, guna memaksimalkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sampai hari 11 pelaksanaan PSBB di Tangsel, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Tangsel, terus meningkat.

“Masih masalah kerumunan. Tidak stay at home masih rendah, tapi kalau penggunaan masker dan jaga jarak sudah baik,” ungkap Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Rabu 29 April 2020.

Untuk itu, pihaknya berkeinginan agar sosialisasi dan pengawasan di lingkungan terdekat, baik tingkat RT dan RW bisa lebih dimaksimalkan. Efektifnya pengawasan di lingkungan, menjadi kunci dari ketaatan masyarakat mengikuti aturan dalam PSBB. 

Baca :  Pertamina Foundation Siapkan Wisma Khusus Tenaga Kesahatan COVID-19

“Sosialisasi terus dilakukan dan peningkatan aktifasi gugus tugas di RT RW itu lebih aktif lagi,” ungkap Benyamin.

Pemerintah Tangerang Selatan, mengaku tak bisa berbuat banyak untuk menaikkan sanksi berat, kepada pelanggar aturan. Pasalnya, penerapan PSBB hanya diatur melalui Peraturan Wali Kota.

“Sanksi akan dibahas, khususnya oleh aparat penegak hukum. Karena PSBB di Perwal tidak bisa memuat sanksi pidana, atau kurungan badan misalnya, jadi itu harus Perda. Itu akan kita bahas nantinya seperti apa. Kita inginya memang harus lebih tegas,” ucap Benyamin.

Sebelumnya,¬†Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, mengungkapkan, “Kalau dilihat dari angka ODP dan PDP yang angkanya cenderung naik, PSBB belum sepenuhnya memberikan hasil,” ungkap Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dikonfirmasi Selasa 28 April 2020.

Baca :  Dinsos Tangsel Sediakan Sembako Bagi Keluarga Pasien PDP