Mengembangkan Riset Vaksin Kuning Telur

Ketua Komite Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU), Yoyok Pitoyo,

Oleh: Yoyok Pitoyo

Berbagai penelitian pengobatan Covid-19 sangat gencar dilakukan di seluruh dunia saat ini.

Sejumlah jenis material obat sintetis maupun tradisional herbal diteliti untuk menemukan ramuan yang pas untuk mencegah dan mengobati Covid-19 ini.

Termasuk di antaranya adalah menggunakan metode pengobatan plasma darah, yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di tanah air.

Berbagai metode ini ditempuh untuk mencegah dan memutus rantai persebaran Covid-19 di seluruh dunia yang telah memberikan dampak yang sangat masif terhadap seluruh sendi-sendi kehidupan dunia terutama dalam hal ekonomi yang berakibat fatal terutama di negara-negara berkembang.

Indonesia merupakan salah satu negara yang harus merasakan dampak masif Covid-19 di berbagai lini kehidupan masyarakatnya, terutama di bidang perekonomian yang berdampak pada sosial kemasyarakatan.

Baca :  Dampak COVID-19, BI Pastikan Ketersediaan Uang Rupiah di Masyarakat

Penyebaran Covid-19 di negara ini membuat pemerintah dan seluruh masyarakatnya harus berjibaku dalam menemukan solusi tepat pemutusan rantai penyebarannya terutama dalam hal obat-obatan yang mampu menangkal atau menyembuhkan Covid-19.

Sehingga kebijakan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di zona-zona terpapar Covid-19 atau physical/social distancing dapat diakhiri; dan proses recovery perekonomian nasional maupun global dapat segera dilangsungkan.

Penyebaran Covid-19 di Indonesia pada saat ini dapat dilihat tidak merata dalam hal ini jumlah penderita antara satu wilayah dan wilayah lainnya berbeda.

Persebaran yang terjadi saat ini lebih kepada transmisi lokal antara penderita dan lingkungan sekitarnya, di mana apabila individu-individu yang melakukan kontak langsung dengan penderita dapat tidak tertular apabila mempunyai imunitas tubuh dan antibodi yang bekerja dengan baik.

Baca :  Muannas Alaidid: Laporan “Hoax Virus Corona” Fahira Idris Tidak Akan Dicabut

Perbedaan imunitas dan antibodi masing-masing individu terhadap Covid-19 berlaku pararel terhadap metode pengobatan yang diberikan kepada masing-masing individu dalam proses pencegahan dan penyembuhannya.

Bervariasinya respon tubuh terhadap metode pengobatan dan obat-obatan yang dikonsumsi sehingga para peneliti atau ahli obat-obatan harus memperhatikan beberapa hal:
1. Penyakit bawaan yang mempunyai reaksi kebalikan terhadap kandungan obat-obatan tertentu yang dapat berakibat fatal apabila dikonsumsi.
2. Alergi terhadap kandungan obat-obatan tertentu seperti antibiotik.