SRIL Tebar Dividen Tunai Sebesar Rp20,45 Miliar

PT Sri Rejeki Isman Tbk

JAKARTA-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) menyetujui pembagian dividen senilai Rp20,45 miliar atau lebih rendah dibanding dividen tahun sebelumnya yang mancapai Rp61,36 miliar.

Menurut Sekretaris Perusahaan SRIL, Welly Salam, RUPS Tahunan diputuskan bahwa perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp20,45 miliar yang berasal dari laba bersih 2019.

“Dividen yang dibagikan tidak sebesar tahun sebelumnya, karena perseroan memandang perlu untuk menjaga likuiditas dalam masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Welly dalam keterangan pers Sritex di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (7/7).

Dia menyebutkan, pada awal 2020 kinerja SRIL cukup stabil, terlepas dari dampak signifikan dari kondisi pandemi Covid-19 yang menghantam lintas sektor di luar negeri.

Baca :  Lewat Fitur Smart Shadaqah, BNI Syariah Permudah Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

“Dibukanya kembali beberapa negara dan kota besar di Indonesia telah membawa kembali semangat New Normal yang digaungkan pemerintah untuk membangkitkan kembali roda ekonomi nasional,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, kinerja SRIL terdampak oleh penundaan order dari sebagian pembeli, namun dampak tersebut dinilai tidak signifikan.

Pada Kuartal I-2020, total.penjualan mencapai USD316,6 juta yang ditopang oleh pertumbuhan penjualan di sektor garmen sebesar 3,51 persen.

Selama tiga bulan pertama tahun ini, laba bersih SRIL meningkat tipis sebesar 0,62 persen menjadi USD28,2 juta.

“Divisi garmen menjadi sektor usaha yang bertumbuh terbesar, berkontribusi sebanyak USD77,7 juta atau meningkat 3,51 persen (y-o-y),” katanya.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh permintaan alat pelindung diri (APD) berupa coverall dan masker non-medis yang diproduksi SRIL sejak pekan ketiga Maret 2020.

Baca :  Pemprov NTT Gelontorkan Rp 286 Miliar Untuk Pemulihan Terdampak Covid-19

“Hingga 31 Maret 2020, penjualan APD dan masker Sritex mencapai USD20 juta. Kami bersyukur bahwa hasil produksi kami bisa membantu pemerintah dalam memutus rantai penularan di masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada tenaga medis,” papar Welly