TPMA Siap Tebar Dividen Sebanyak 51 Persen Dari Laba 2019

PT Trans Power Marine Tbk

JAKARTA-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp61,88 miliar atau sebesar 51 persen dari laba bersih di 2019 yang mencapai Rp114,5 miliar.

“RUPST Trans Power Marine menyetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp61,8 miliar atau Rp23,5 persen sebagai dividen tunai,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan TPMA, Rudy Sutiono dalam agenda Public Expose usai pelaksanaan RUPST dan RUPS Luar Biasa di Jakarta, Kamis (30/7).

Sementara itu, menurut Rudy, sebesar Rp289,12 miliar akan disisihkan sebagai dana cadangan dan sisanya sebesar USD4,06 juta ditetapkan sebagai laba ditahan yang nantinya akan digunakan untuk keperluan modal kerja.

Baca :  PEHA Siap Tebar Dividen 40% Dari Laba Bersih 2020

Dia menyebutkan, meski terjadi tren penurunan harga batubara pada 2019 menjadi USD66,3 ton, namun permintaan terhadap komoditas ini mengalami peningkatan.

Sehingga, kata dia, kondisi ini memberi angin segar bagj industri pengangkutan batubara.

Pada 2019, menurut Rudy, volume produksi batubara nasional mengalami kenaikan 16 persen menjadi 610 juta ton, maka hal ini berdampak positif terhadap kinerja TPMA. Selain mengoptimalkan semua, TPMA juga menyewa kapal dari pihak ketiga untuk memgakomodir permintaan pelanggan yang melebihi kapasitas kapal.

“TPMA telah membuktikan pencapaian yang luar biasa di 2019 dengan peningkatan pendapatan usaha sekitar 9 persen menjadi USD47,7 juta dan pertumbuhan laba 8 persen menjadi USD 8,4 juta,” papar Rudy.

Lebih lanjut dia mangatakan, realisasi belanja modal (capex) TPMA di 2019 sebesar USD 8,6 juta untuk pembelian dua unit kapal tunda dan tongkang, serta untuk perbaikan dan pemeliharaan armada yang didukung pula oleh dana internal maupun pinjaman bank.

Baca :  BNI Bidik Pertumbuhan Kredit 16% di 2018

Pada tahun ini, TPMA merencanakan capex sebesar Rp45 milyar yang akan digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan kapal.