Gerak Harga ROCK Langsung Melambung ke Batas Atas Autorejection

ILustrasi

JAKARTA-Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) langsung menyentuh titik autorejection atas atau menguat sebesar 25 persen ke level Rp1.675 per saham.

Harga saham ROCK bernilai nominal Rp50 per lembar yang ditawarkan Rp1.340 per saham tersebut langsung melonjak ke posisi Rp1.675 dengan volume transaksi tercatat sebanyak 130 lot.

Sehingga pada awal Sesi I perdagangan Kamis (10/9), nilai transaksi emiten ke-44 yang sahamnya tercatat di BEI selama 2020 tersebut mencapai Rp21,8 juta.

Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaan yang bergerak di bidang real estat dan properti ini menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Baca :  Analis Sarankan Investor Beli Saham Jangka Panjang

Dengan pencatatan perdana saham ini, maka ROCK tercatat sebagai emiten ke-708 di BEI.

Rockfields melepas saham ke publik sebanyak 287.037.000 lembar atau setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Dengan harga penawaran senilai Rp1.340 per saham, maka melalui IPO ini ROCK mampu meraup dana masyarakat melalui pasar modal sebesar Rp384,63 miliar.

Rencanannya, sebesar 74 persen dari dana IPO akan digunakan ROCK untuk meningkatkan penyertaan saham di entitas anak, PT Artha Mas Investama (AMI) dan selanjutnya dana itu akan digunakan AMI untuk membangun gedung perkantoran.

Sedangkan, sisanya akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan saham di entitas anak, PT Graha Lestari Internusa.