TPIA Ajak Perusahaan Asal Belanda Kembangkan Kompleks Petrokimia

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

JAKARTA-PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mengaku, perseroan tengah menjajaki kemitraan bersama perusahaan penyimpanan tangki asal Belanda, Royal Vopak untuk proyek di bidang terminal industri, sejalan dengan rencana TPIA untuk mengembangkan kompleks petrokimia.

Menurut Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra di Jakarta, Senin (5/10), TPIA dan Vopak telah menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk mendirikan perusahaan patungan (joint venture) sebagai upaya berkolaborasi pada bisnis infrastruktur industri di Cilegon, Banten.

Dia mengatakan, kedua perusahaan akan menjajaki peluang penyimpanan di jaringan pasokan dalam upaya membantu pengembangan rantai nilai petrokimia dan membangun fondasi untuk perluasan klaster industri di Cilegon.

Finalisasi LOI dan pendirian perusahaan joint venture akan tunduk pada syarat dan ketentuan akhir, termasuk peraturan adat maupun persetujuan pemegang saham.

Baca :  Menteri ESDM Pastikan Penurunan Harga Gas Tidak Mengurangi Porsi Kontraktor

“Kami menyambut baik ketertarikan yang ditunjukkan oleh operator kelas dunia seperti Vopak untuk bermitra dengan TPIA. Kami menantikan diskusi yang produktif dengan Vopak untuk bersama-sama menjajaki pertumbuhan operasi jetty dan tank farm milik kami,” ujar Erwin.

Tujuannya, lanjut dia, untuk mengembangkan bisnis jetty dan tank farm yang baru untuk melayani pelanggan pihak ketiga.

Selain itu, untuk mempersiapkan perseroan dalam menghadapi investasi dan pembangunan iinfrastruktur pendukung di kompleks petrokimia kedua milik TPIA.

“Kami meyakini, dengan potensi pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia. Inisiatif ini menandai langkah maju lainnya ke arah tersebut untuk memperkuat skala dan jangkauan bisnis kami, serta untuk melayani kebutuhan pelanggan kami maupun pasar domestik,” tutur Erwin.

Baca :  Bank DBS Berikan Dukungan Financing USD195 Juta ke Chandra Asri

Pada kesempatan yang sama, Division President Vopak Asia & Middle East, Michiel Gilsing mengaku, pihaknya senang bisa bekerja sama dengan TPIA.

“Kami percaya pada potensi pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan potensi kolaborasi ini akan memungkinkan bagi kami untukberinvestasi lebih lanjut di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai salah satu area fokus pertumbuhan kami,” papar Michiel.

Sebagaimana diketahui, saat ini Vopak bersama-sama memiliki dan mengoperasikan satu terminal minyak di Jakarta, dengan 49 persen kepemilikan, serta satu terminal bahan kimia di Merak, Banten dengan kepemilikan sebesar 95 persen