Fokus Pada Layanan Digital, Laba Bersih AMAR Tumbuh di Masa Pandemi

ilustrasi

JAKARTA-Pada Kuartal III-2020, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) mencatatkan perolehan laba bersih Rp25,6 miliar atau mengalami pertumbuhan 25 persen dibandingkan raihan per akhir Kuartal II-2020 yang senilai Rp20,4 miliar.

Menurut Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik, Jakarta, Senin (2/11), AMAR mampu mempertahankan kinerja keuangan dan operasional yang positif di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Amar Bank sebagai bank digital terus menggenjot kinerjanya untuk menjaga pertumbuhan di kuartal ketiga. Pandemi telah mendorong masyarakat untuk mengadopsi digitalisasi lebih cepat dari yang kami perkirakan, sehingga meningkatkan permintaan yang sangat besar di pasar,” papar Vishal.

Dia menyebutkan, pada laporan keuangan AMAR per September 2020, total aset tercatat Rp3,2 triliun atau mengalami peningkatan dibanding posisi per akhir Juni 2020 yang sebesar Rp3,1 triliun.

Baca :  Bantu PUPR, BTN Serahkan 16.000 Masker dan 400 Botol Handsanitizer

Sementara itu, jumlah simpanan nasabah per September 2020 mencapai Rp1,8 triliun atau bertumbuh 4,9 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Vishal mengaku, Amar Bank berkomitmen mendukung ekosistem usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dengan penyaluran pinjaman modal kerja per September 2020 sebesar Rp1,1 triliun.

Penyaluran kredit ini mendorong peningkatan pendapatan bunga bersih per September 2020 menjadi Rp404 miliar, sedangkan pada kuartal sebelumnya tercatat Rp323 miliar.

“Kondisi pandemi ini tidak menghalangi kami untuk terus berinovasi dan menggelar perbaikan, sehingga dapat tetap mencatatkan kinerja positif. Kami juga sangat senang beberapa waktu yang lalu telah memperkenalkan inovasi terbaru kami, yaitu mobile-only intelligent bank, Senyumku, yang pada saat ini masih dilakukan optimalisasi fitur,” papar Vishal.

Baca :  PMI Manufaktur Indonesia Terus Ekspansif