Kuartal III, Laba Bersih PSSI Anjlok Jadi USD4,65 Juta

ILustrasi

JAKARTA-Pada Kuartal III-2020, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mengalami penurunan laba bersih menjadi USD4,65 juta.

Padahal di periode yang sama 2019 perseroan masih mampu membukukan laba bersih sebesar USD7,3 juta.

Presiden Direktur PSSI, Alex Iriawan Ibarat mengaku, pada kuartal ketiga tahun ini perseroan mencatatkan pendapatan yang cukup stabil, sebagian besar berasal dari kenaikan volume kapal curah (Mother Vessel/MV) sebesar sebesar 49 persen (year-on-year) menjadi 1,2 juta metrik ton.

“Total pencapaian volume pengangkutan per 30 September 2020 sebesar 18,8 juta metrik ton untuk segmen TNB (tongkang dan tunda), FLF (fasilitas muatan apung) dan MV,” kata Alex dalam siaran pers PSSI yang dirilis di Jakarta, Selasa (3/11).

Baca :  PSN Ngada Tolak Sanksi Panitia Disiplin PSSI

Berdasarkan laporan keuangan PSSI pada Kuartal III-2020, penurunan tajam laba bersih perseroan dipengaruhi oleh penurunan total pendapatan usaha menjadi USD51,19 juta dari USD55,17 juta di Kuartal III-2019.

Selain itu, dipengaruhi pula oleh kenaikan beban keuangan selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi USD1,81 juta dari USD1,28 juta pada periode yang sama 2019.

Pada kuartal ketiga tahun ini, PSSI mencatatkan beban pokok pendapatan sebesar USD40,78 juta, sehingga laba bruto pada Kuartal III-2020 tercatat senilai USD10,41 juta atau lebih rendah dibanding Kuartal III-2019 yang sebesar USD13,53 juta.

Sementara itu, pada Kuartal III-2020 PSSI membukukan laba sebelum pajak senilai USD5,26 juta atau mengalami penurunan dari posisi di Kuartal III-2019 yang mencapai USD8,3 juta.

Baca :  Presiden Ingin PSSI Bersiap Untuk Piala Dunia U20

Adapun beban pajak pada Kuartal III-2020 tercatat senilai USD614,66 ribu atau menurun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar USD990,72 ribu.

Per 30 September 2020, total liabilitas PSSI melambung menjadi USD58,14 juta dari posisi per 31 Desember 2019 yang sebesar USD54,64 juta.

Sedangkan, total ekuitas perseroan di akhir Kuartal III-2020 tercatat sebesar USD91,32 juta atau lebih tinggi dibanding pada akhir 2019 senilai USD88,56 juta.