Impor Tekstil Bakal Dikendalikan, ARGO Yakin Kinerja di 2021 Membaik

PT Argo Pantes Tbk

JAKARTA-PT Argo Pantes Tbk (ARGO) optimistis kinerja operasional dan keuangan pada tahun depan akan membaik, lantaran pemerintah akan segera memberlakukan pengendalian impor produk tekstil dengan aturan main yang baru.

Berdasarkan materi Public Expose Tahunan ARGO yang dipublikasi di Jakarta, Selasa (22/12), saat ini perseroan sedang mengevaluasi sejumlah kerjasama yang sedang berjalan dan optimistis pada tahun depan kinerja operasional maupun keuangan aoan lebih baik dibanding capaian tahun ini.

Terlebih lagi, manajemen ARGO menyebutkan bahwa pemerintah akan segera melakukan pengendalian impor kain, benang dan garmen.

“Pengendalian impor tersebut bisa membangkitkan industri TPT (tekstil dan produk tekstil), seperti kain dan benang yang selama ini terdistorsi oleh produk-produk impor”.

Baca :  Semester I-2020, ARGO Catatkan Rugi Bersih Senilai USD2,25 Juta

Manajemen ARGO mengaku, strategi bisnis perseroan untuk tahun depan sudah disusun dan diyakini mampu menjawab tantangan dan peluang bisnis. 

Kerjasama dengan PT Argo Manunggal Triasta maupun segmen usaha ARGO dibidang penyewaaan telah memberikan dampak positif, meski belum bisa menutup kerugian ARGO.

Berdasarkan laporan keuangan ARGO, pada Kuartal III-2020 perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar USD3,17 juta atau mengalami penurunan dibanding periode yang sama di 2019 mencapai USD5,58 juta.

Adapun pendapatan bersih ARGO pada Kuartal III-2020 tercatat USD2,74 juta atau jauh lebih rendah dibanding periode yang sama di 2019 sebesar USD18,25 juta.

Namun demikian, ARGO mampu menekan beban pokok pendapatan selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi USD3,39 juta.

Baca :  Semester I-2020, ARGO Catatkan Rugi Bersih Senilai USD2,25 Juta

Padahal di periode yang sama tahun lalu beban pokok pendapatan mencapai USD17,09 juta. Sehingga, ARGO mencatatkan rugi bruto per Kuartal III-2020 senilai USD653,91 ribu.

“Pada 2020, ARGO fokus pada penyewaan gudang, kantor dan lahan. Strategi lain di tahun ini, menekan biaya operasional dan pengelolaan energi secara optimal,” demikian disebutkan dalam materi Public Expose ARGO yang rencananya akan dipaparkan pada 29 Desember 2020.