Syahril Optimis Ade Puspita Jadi Ketua Golkar dan Wali Kota Bekasi

Sekretaris AMPI Kota Bekasi, M Syahril Mubarok

BEKASI-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ade Puspitasari dinilai pantas memimpin Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Sekretaris AMPI Kota Bekasi, M Syahril Mubarok.

Pernyataan itu dikatakan Syahril bukan tanpa alasan. Sebab, pertama raihan suara di DPRD Provinsi, Ade Puspitasari mampu secara politik.

“Berarti Ade berhasil tidak hanya di Kota Bekasi tapi juga di Kota Depok. Artinya, sudah punya nama. Ada ketokohan Ade,” ujar Syahril.

Kedua, Ade Puspitasari seorang kader milenial yang mampu membawa keterwakilan perempuan di parlemen.

“Saat ini target semua partai adalah kursi keterwakilan perempuan. Ade sudah cocok,” katanya.

Ketiga, Ade Puspitasari anak dari tokoh pemimpin orang nomor satu di Bekasi.

Baca :  Dewan Baru Kota Bekasi Ditantang Nyalinya Bela Kepentingan Rakyat

“Paling tidak, Ade sudah mewarisi kepemimpinan orangtuanya,” ucap Syahril

“Ade memiliki ketokohan Bapaknya, Rahmat Effendi (Wali Kota). Semua orang di Bekasi pasti memahami bagaimana Bapaknya memimpin,” imbuhnya.

Sebagai generasi milenial, Syahril tak ingin kehilangan dukungan tokoh partai di Bekasi. Ia sangat membutuhkan ketokohan. Menurutnya, ketika tidak ada tokoh partai, maka Golkar akan kalah di 2024.

“Saya tidak ingin kehilangan tokoh. Saya ingin tokoh-tokoh di Bekasi ini jangan sampai lepas dari Golkar. Saya sebagai milenial butuh tokoh,” katanya.

Menurutnya, ketokohan Golkar di Bekasi masih kental, berbeda dengan karakteristik ketokohan di wilayah lainnya.

Namun ketika ada orang yang ingin memaksakan memimpin Partai Golkar tanpa memahami karakter Bekasi, maka Golkar akan mendapat dibawah delapan kursi.

Baca :  Kabar Baik, Tidak Ada Kasus Kematian Baru Karena Covid-19 di Kota Bekasi

“Bisa bertahannya delapan kursi dengan kondisi Golkar saat itu, menurut saya sangat bagus. Bekasi ini masih bisa dipertahankan dengan ketokohan Bapak Rahmat Effendi bersama tokoh-tokoh Golkar yang tergabung mempertahankan delapan kursi di parlemen,” ucapnya.

Syahril mengatakan, jangan sampai Golkar Kota Bekasi dipimpin oleh orang yang tidak memiliki sejarah ketokohan di partai berlambang pohon beringin itu.

“Jangan sampai Golkar Kota Bekasi dipimpin oleh orang yang tidak memiliki loyalitas terhadap partai. Apalagi orang tersebut pernah berseberangan dengan kebijakan partai,” ujarnya.

Syahril juga menegaskan, bahwa dari sisi akademisi, Ade sangat layak memimpin Partai Golkar Kota Bekasi. Sebab sudah tidak diragukan lagi soal aspek legalitas formil sebagai syarat maju Ketua DPD dalam Musda mendatang.

Baca :  Pandemi Covid-19 Belum Usai, Ade Puspitasari: Aksi Kemanusiaan Tak Boleh Berhenti