Butuh Modal Kerja, BLTZ Siap Pinjam ke Shinhan Bank Senilai Rp41 Miliar

ILustrasi

JAKARTA-PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) berencana melakukan pinjaman kepada PT Bank Shinhan Indonesia senilai Rp41 miliar untuk membiayai kebutuhan modal kerja, meski saat ini sedang melakukan penutupan sementara sejumlah bioskop dalam upaya memenuhi ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Berdasarkan keterbukaan informasi BLTZ yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (20/1) malam, Graha Layar Prima (CJ Cinemas) telah memutuskan untuk melakukan pinjaman kepada Shinhan Bank sebesar Rp41 miliar untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan.

Menurut Direktur BLTZ, Deoksu Yeo, perseroan dan Shinhan Bank telah menyepakati perjanjian atas fasilitas kredit tersebut pada 18 Januari 2021.

Adapun dokumen jaminan untuk perolehan fasilitas pinjaman ini adalah Standby Letter of Credit (SBLC) yang diterbitkan Shinhan Bank Korea tertanggal 15 Januari 2021 atas nama CJ CGV Co Ltd yang merupakan pemegang saham pengendali (PSP) BLTZ.

Rencananya, dana dari fasilitas kredit Shinhan Bank tersebut akan dimanfaatkan oleh BLTZ untuk membiayai kebutuhan modal kerja.

Manajemen BLTZ menyebutkan, transaksi kredit non-afiliasi ini tidak berdampak material yang merugikan perseroan dari sisi operasional, hukum kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha.

Sebelumnya, manajemen BLTZ menyebutkan bahwa pada 15 Januari 2021, perseroan telah menutup sementara operasional CGV Plaza Balikpapan dan CGV Sunrise Mall di Mojokerto.

Penutupan kedua bioskop tersebut terkait dengan upaya perseroan dalam memenuhi ketentuan PPKM untuk pengendalian penyebaran Covid-19.