SIDO Siap Jual Saham Hasil Buyback Sebanyak 229,78 Lembar

Ilustrasi

JAKARTA-PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berencana melakukan pengalihan atau menjual saham hasil dari pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 229.778.200 lembar.

Rencana pengalihan saham hasil buyback tersebut disampaikan manajemen Sido Muncul kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Jumat (15/1).

“Jumlah saham yang akan dijual adalah sebanyak 220.778.200 lembar, dengan tetap memperhatikan peraturan terkait,” demikian disebutkan dalam surat SIDO kepada OJK yang ditandatangani Direktur Utama SIDO, David Hidayat.

Menurut David, manajemen SIDO telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai Anggota Bursa yang akan melakukan pengalihan atau penjualan atas saham hasil buyback tersebut.

Adapun waktu pelaksanaan penjualan saham itu akan dilakukan selama kurun 28 Januari 2021-25 Februari 2022.

Baca :  Meski Laba Naik Jadi Rp934 Miliar, Utang SIDO Melambung di 2020

Sebelumnya, manajemen SIDO memutuskan untuk melakukan penundaan atas rencana pengalihan saham hasil buyback yang semula dijadwalkan berakhir 23 Oktober 2020 menjadi 25 Februari 2022.

Penundaan ini juga terkait dengan sikap direksi SIDO yang menunggu kondisi lebih baik dan lebih menguntungkan untuk melakukan pengalihan saham hasil buyback.

Pada penutupan perdagangan hari ini (15/1), harga saham SIDO berada di level Rp745 atau mengalami penurunan sebesaRp2,6 persen dari pembukaan perdagangan di posisi Rp765.

Hari ini harga saham sempat menyentuh level tertinggi Rp775 dan level terendah Rp740.

Pada penutupan perdaganhan 30 Desember 2020, harga SIDO masih berada di level Rp805 per lembar.