Strategi Refinancing Tertunda, Fitch Downgrade Peringkat PBRX Jadi CC

Ilustrasi

JAKARTA-PT Fitch Ratings Indonesia memutuskan untuk menurunkan peringkat PT Pan Brothers Tbk (PBRX) dari CCC- menjadi CC, lantaran ada kemungkinan penundaan penerbitan obligasi sebesar USD350 juta setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perseroan untuk menunda RUPS-Luar Biasa yang diagendakan pada 6 Januari 2021.

Berdasarkan laporan Fitch Ratings yang disampaikan melalui surat elektronik, Jakarta, Senin (11/1), Fitch juga telah menurunkan peringkat surat utang PBRX sebesar USD171 juta yang akan jatuh tempo pada Januari 2022 ke level CC dari posisi CCC-.

Surat utang tanpa jaminan ini diterbitkan oleh anak usaha perseroan, PB International BV.

Pada saat yang sama, Fitch Ratings telah menurunkan Peringkat Nasional Jangka Panjang PBRX menjadi CC (idn) dari CCC-(idn).

Baca :  OJK Rilis Laporan Tahunan Periode 2013

“Penurunan peringkat tersebut mencerminkan risiko refinancing atas fasilitas pinjaman perseroan sebesar USD138,5 juta yang akan jatuh tempo pada 27 Januari 2021”.

Menurut laporan Fitch Ratings, sejauh ini manajemen PBRX masih berada pada tahap negosiasi dengan lembaga perbankan, terkait penyelesaian persyaratan baru maupun perpanjangan fasilitas pinjaman.

Rencana penerbitan obligasi senilai USD350 juta yang merupakan kunci dari strategi refinancing, kemungkinan mengalami penundaan, setelah OJK memerintahkan PBRX untuk menunda RUPS-LB yang semula dijadwalkan pada 6 JanuariĀ 2021.

Fitch Ratings menilai, hal tersebut telah meningkatkan risiko PBRX terkait kemampuan membayar utang, serta memungkinkan adanya peningkatan potensi gagal bayar.

“Peringkat Nasional di level CC menunjukkan tingkat risiko gagal bayar, termasuk yang berisiko relatif tertinggi dobandingkan dengan emiten atau obligasi lain,” demikian disebutkan Fitch Ratings

Baca :  Menyelamatkan Asuransi Jiwasraya