Terbitkan Obligasi Rp384,09 Miliar, PSAB Tawarkan Kupon Hingga 10,25%

PT J Resources Asia Pasifik Tbk

JAKARTA-PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) berencana melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan I Tahap VII-2021 senilai Rp384,09 miliar, dengan tingkat kupon berkisar 9,25-10,25 persen.

Berdasarkan prospektus ringkas PSAB yang dipublikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (11/1), total target dana yang akan dihimpun J Resources melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan I adalah sebesar Rp3 triliun.

Sedangkan, pada rencana penerbitan Obligasi I Tahap VII-2021 ditargetkan sebanyak-banyaknya Rp384,09 miliar.

Manajemen PSAB menyebutkan, Obligasi Berkelanjutan I Tahap VII-2021 dengan peringkat single A (idA) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A bertenor 370 hari kalender, dengan tingkat bunga sebesar 9,25 persen.

Sedangkan, Seri B bertenor tiga tahun, dengan tingkat kupon mencapai 10,25 persen.

Jumlah pokok obligasi Seri A yang dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) sebesar Rp250,1 miliar dan sisa jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp133,99 miliar akan dijamin dengan kesanggupan terbaik (best effort), yang bisa terdiri dari obligasi Seri A dan/atau Seri B.

Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan yang dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan satu tahun adalah 360 hari kalender dan satu bulan adalah 30 hari kalender.

Pembayaran bunga pertama pada 26 April 2021, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo dilakukan pada 6 Februari 2022 untuk Seri A dan pada 26 Januari 2024 untuk Seri B.

Rencananya, seluruh dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan disalurkan dalam bentuk pinjaman kepada anak perusahaan, PT J Resources Nusantara (JRN) untuk melunasi Medium Term Notes IV Tahap I sebesar Rp300 miliar dan sisanya akan digunakan sebagai modal kerja JRN.

Pada aksi korporasi ini, manajemen PSAB menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emis obligasi.

Adapun masa penawaran umum akan dilakukan pada 20-21 Januari 2021, tanggal penjatahan pada 22 Januari 2021 dan diharapkan bisa dicatatkan di BEI pada 27 Januari 2021.