Bidik Dana Rp3 Triliun, BBTN Sasar Calon Nasabah Middle-up

Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk. Chandra Hamzah (kiri) dan Plt Direktur Utama Bank BTN ,Nixon LP Napitupulu (kedua dari kiri) kompak mengangkat jempol usai melakukan prosesi pemotongan tumpeng saat acara syukuran Hari Ulang Tahun Bank BTN ke 71 di Jakarta, Selasa (9/2/2021)

JAKARTA-Guna dapat menghimpun tambahan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp3 triliun di tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) akan lebih fokus menyasar calon nasabah kelas ekonomi menengah ke atas, serta para pelaku usaha dan profesional muda.

Pernyataan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) BBTN, Nixon LP Napitulu di Jakarta, Selasa (23/2).

Dia mengatakan, perseroan akan lebih agresif mengembalikan hakikat Bank BTN sebagai bank tabungan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan produk Tabungan BTN Investa.

Nixon menjelaskan, Tabungan BTN Investa mengincar calon nasabah dari kalangan menengah ke atas.

Berdasarkan data Bank Dunia, kata Nixon, per 30 Januari 2020 terdapat lebih dari 52 juta orang yang masuk ke dalam kelas ekonomi middle-up di Indonesia.

Baca :  BNI Syariah Sepakati MoU Bisnis Pembiayaan dengan Pemprov Aceh

Dia menyebutkan, kondisi pandemi Covid-19 telah membuka banyak pandangan di masyarakat terkait investasi untuk masa depan, sehingga beragam instrumen investasi dan tabungan sedang diminati kelompok masyarakat kelas menengah ke atas.

“Kami melihat potensi yang kian besar terutama di masa pandemi ini. Karena itu, produk Tabungan Investa ini kami hadirkan agar nasabah nyaman menabung sekaligus berinvestasi di Bank BTN,” ucap Nixon.

Selain menyasar kalangan menengah ke atas, lanjut Nixon, BBTN juga mengincar para pelaku usaha dan professional muda sebagai target pasar Tabungan BTN Investa.

“Kami optimistis mampu menghimpun dana mencapai Rp3 triliun dari tabungan investasi ini,” ungkap Nixon.

Dia menambahkan, untuk mencapai target perolehan dana Rp3 triliun itu BBTN menawarkan keubtungan menarik pada produk barunya.

Baca :  BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Rp 500 Miliar

Tabungan BTN Investa dirancang memiliki bunga yang melebihi bunga tabungan biasa. Bahkan, menurut Nixon, nasabah bisa tetap fleksibel dalam bertransaksi maupun menarik dana kapan saja tanpa ada pinalti.

Lebih lanjut dia menyatakan, nasabah Tabungan BTN Investa juga dapat melakukan pemindahbukuan atau mutasi secara otomatis dengan tabungan transaksional Batara, sehingga nasabah bisa memperoleh poin loyalitas, yakni poin Spekta.

Bagi nasabah baru maupun existing, BBTN menawarkan promo khusus pembukaan tabungan berupa saldo e-wallet, voucher hingga pilihan investasi reksa dana.

Sebagaimana diketahui, per akhir Desember 2020 jumlah DPK yang berhasil dihimpun BBTN mencapai Rp279,14 triliun atau bertumbuh 23,84 persen (year-on-year/yoy) dari Rp225,4 triliun pada periode yang sama di 2019.

Baca :  Jokowi: 60 Juta Sertifikat Tanah Belum Diselesaikan