Berikut Negara Penyumbang Surplus Ekspor Nonmigas Rp37,5 Triliun

ilustrasi

JAKARTA-Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan Amerika Serikat (AS), Filipina, India, Malaysia, dan Belanda menyumbang surplus ekspor nonmigas hingga US$2,6 miliar (sekitar Rp37,5 triliun) selama Februari 2021.

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, mengatakan kinerja ekspor pada Februari 2021 ini masih ditopang oleh negara negara mitra dagang utama Indonesia tersebut.

“Negara-negara mitra dagang utama Indonesia, seperti Amerika Serikat, Filipina, India, Malaysia, dan Belanda menyumbang surplus nonmigas terbesar selama Februari 2021,” ujar Mendag Lutfi di Jakarta Kamis (18/3/2021).

Mendag Lutfi juga mencatat negara pasar utama tujuan ekspor nonmigas Indonesia masih mengalami peningkatan, seperti Taiwan naik 85,8 persen dari bulan sebelumnya atau month to month (MoM), Belgia (15,9 persen), dan AS (11 persen).

Baca :  Presiden Minta Thomas Lembong Bereskan Dwelling Time

Lebih lanjut Mendag menjelaskan ekspor ke Taiwan berupa produk biji, terak, dan abu logam meningkat 4.951,24 persen (MoM), besi dan baja naik 229,63 persen dan timah dan barang daripadanya naik 137,52 persen.

“Sementara ekspor ke Belgia berupa emak dan minyak hewan atau nabati yang naik 176,24 persen (MoM), kopi, teh, dan rempah-rempah naik 113,37 persen serta tembakau dan rokok naik 46,46 persen,” imbuh Mendag.

Sedangkan ekspor ke AS berupa logam mulia, perhiasan atau permata yang naik 73,13 persen (MoM), kayu dan produk kayu naik 58,24 persen serta lemak dan minyak hewan atau nabati yang naik 57,55 persen.