Pefindo Upgrade Peringkat SMGR dan Obligasinya Jadi Double A Plus

ilustrasi

JAKARTA-PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memutuskan untuk menaikkan peringkat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) beserta Obligasi Berkelanjutan I sebesar Rp7,08 triliun pada rating idAA+ (Double A Plus), dengan prospek stabil.

Berdasarkan keterbukaan informasi SMGR yang dipublikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (3/3), Pefindo telah memutuskan untuk memberikan peringkat idAA+ kepada SMGR sebagai perusahaan maupun Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2017 dan Tahap II-2019.

Sebelumnya, peringkat SMGR dan obligasinya itu berada di level idAA (Double A).

Menurut keterangan resmi Direktur Utama Pefindo, Salyadi Saputra, keputusan menaikkan peringkat tersebut didasari oleh data dan informasi dari SMGR, serta laporan keuangan (audited) per 31 Desember 2020.

Baca :  Pefindo Tegaskan Peringkat MEDC di Level idA+ dengan Outlook Stabil

Peringkat idAA+ itu berlaku selama kurun 1 Maret 2021 sampai 1 Maret 2022.

ÔÇťObligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, dibandingkan terhadap obligor di Indonesia lainnya,” ucap Salyadi.

Sementara itu, tanda tambah (+) yang disematkan pada rating SMGR tersebut menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan berada di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

Namun, peringkat terhadap SMGR sebagai perusahaan tidak berlaku untuk suatu Efek Utang tertentu yang dikeluarkan perusahaan dengan brand SIG itu.

Karena, peringkat tersebut tidak memperhitungkan struktur dan berbagai ketentuan (provision) dari Efek Utang, tingkat perlindungan dan posisi klaim dari pemegang Efek Utang jika emitennya mengalami likuidasi beserta legalitasnya.

Baca :  Pefindo Tetapkan Peringkat BRPT di Level Single A dengan Prospek Stabil

Selain itu, Pefindo menjelaskan bahwa peringkat atas perusahaan tidak memperhitungkan kemampuan penjamin, pemberi asuransi atau penyedia credit enhancement lainnya yang turut mendukung suatu Efek Utang tertentu.