Bisnis Syariah BBTN di 2021 Diprediksi Kembali Tumbuh Double Digit

Ilustrasi

JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memproyeksikan, pertumbuhan pembiayaan pada Unit Usaha Syariah (UUS) di 2021 akan mencapai level double digit, lantaran kinerja bisnis syariah per Februari tahun ini tercatat sudah bertumbuh hingga 12,6 persen (year-on-year).

Menurut Direktur Consumer & Commercial Banking BBTN, Hirwandi Gafar dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik di Jakarta, Senin (5/4), pada tahun lalu BTN Syariah berhasil mencatatkan kinerja positif di tengah tekanan kondisi pandemi Covid-19.

Dia menyebutkan, pembiayaan UUS BTN hingga akhir Februari 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 12,6 persen.

Hirwandi mengungkapkan, bisnis Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di segmen syariah ditopang oleh berbagai stimulus pemerintah, serta mendesaknya kebutuhan terhadap hunian di tengah kondisi pandemi.

Baca :  Medio April 2021, Penyaluran KPR Subsidi BBTN Tembus 31 Ribu Unit

“Pertumbuhan kami di kota-kota satelit pun menunjukkan peningkatan, sehingga kami optimistis hingga akhir tahun ini pertumbuhan pembiayaan BTN Syariah akan tetap di posisi double digit,” ujar Hirwandi.

Sementara itu, menurut Kepala Divisi Sharia Bank BTN, Alex Sofyan Noor, hingga akhir 2020, pembiayaan yang dilakukan pada UUS BBTN mengalami pertumbuhan mencapai 13,1 persen (y-o-y).

Dia meyakini, pada tahun ini BTN Syariah akan kembali mencatatkan pertumbuhan pembiayaan double digit.

Dia menjelaskan, optimisme tersebut akan didukung oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 yang akan mencapai 4,5 persen.

“Adanya berbagai stimulus pemerintah di segmen perumahan, juga kami percaya akan terus menyuburkan bisnis perumahan nasional. Apalagi pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar,” tutur Alex

Baca :  Rilis Program Batara Spekta, BBTN Yakin Bisa Raup Dana Murah Rp3,7 Triliun