Laba Bersih MTDL di 2020 Tercatat Naik 2%

Penghentian sementara perdagangan saham TIRA terbatas pada upaya untuk melakukan cooling down
ILustrasi

JAKARTA-Sepanjang 2020, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mengalami penurunan pendapatan sebesar Rp1,05 triliun menjadi Rp14,02 triliun dibanding raihan di 2019 yang mencapai Rp15,07 triliun.

Namun laba bersih tercatat meningkat 2,2 persen (year-on-year).

Berdasarkan laporan keuangan 2020 yang dipublikasi MTDL di Jakarta, Jumat (9/4), laba bersih perseroan tercatat meningkat tipis menjadi Rp364,93 miliar dari Rp357,07 miliar di 2019.

Kenaikan laba bersih di tengah penurunan pendapatan tersebut ditopang oleh penurunan beban pokok pendapatan maupun beban pajak.

Pada tahun lalu, beban pokok pendapatan MTDL tercatat Rp12,79 triliun atau lebih rendah dibanding 2019 yang sebesar Rp13,86 triliun.

Sehingga, laba bruto perseroan di 2020 sebesar Rp1,23 triliun atau sedikit lebih besar dibanding setahun sebelumnya yang senilai Rp1,21 triliun.

Baca :  Dividen Saham Telkom Rp168,01 Perlembar Saham

Sementara itu, pada tahun lalu MTDL mengalami kenaikan beban usaha menjadi Rp514,73 miliar dari Rp503,65 miliar di 2019.

Sedangkan, beban keuangan di 2020 tercatat Rp4,83 miliar atau lebih rendah dibanding setahun sebelumnya yang sebesar Rp9,43 miliar.

Sepanjang 2020, MTDL mampu mencatatkan penghasilan bunga sebesar Rp30,03 miliar atau lebih tinggi dibanding 2019 yang senilai Rp18,43 miliar.

Namun, pada tahun lalu perseroan mengalami rugi kurs mencapai Rp43,65 miliar.

Padahal setahun sebelumnya kerugian kurs hanya Rp5,96 miliar.

Pada pos keuntungan lain-lain, selama 2020 MTDL hanya meraih Rp2,94 miliar atau jauh lebih rendah dibanding 2019 yang mencapai Rp15,63 miliar.

Dengan demikian, jumlah laba sebelum pajak untuk Tahun Buku 2020 tercatat Rp703,33 miliar atau mengalami penurunan dibanding setahun sebelumnya yang sebesar Rp716,96 miliar.

Baca :  Gegara Covid-19, Laba Bersih MBSS Diprediksi Turun Lebih dari 75%

Tetapi, pada tahun lalu beban pajak penghasilan (neto) yang harus dibayarkan MTDL hanya senilai Rp161,66 miliar atau lebih rendah dibanding 2019 yang sebesar Rp181,85 miliar.

Maka, laba bersih tahun berjalan MTDL di 2020 menjadi Rp541,67 miliar atau lebih besar dibanding setahun sebelumnya Rp535,11 miliar.

Sedangkan, jumlah laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2020 tercatat sebesar Rp364,93 miliar atau sedikit lebih besar dibanding 2019 yang senilai Rp357,07 miliar.

Per 31 Desember 2020, total liabilitas MTDL menurun menjadi Rp2,45 triliun dari posisi per 31 Desember 2019 yang sebesar Rp2,58 triliun.

Sedangkan, total ekuitas perseroan hingga akhir 2020 tercatat Rp3,42 triliun atau lebih tinggi dibanding per akhir 2019 sebesar Rp3,04 triliun.

Baca :  ANTM Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp630,38 Miliar