Polisi Selidiki Kasus Kekerasan Terhadap Anak Tunarungu di Tangsel

Ilustrasi

TANGERANG-Kepolisian sektor Pamulang, Polres Tangerang Selatan (Tangsel), masih menyelidiki dugaan kasus kekerasan dan penganiayaan terhadap seorang anak Tunarungu, yang dilakukan tetangganya BB, di area rumah kontrakannya di Jalan Lele, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

“Pelapor (Ayah korban) sudah melaporkan peristiwa itu ke kami. Dan kita masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Pamulang, Kompol Prasetyo dikonfirmasi, Rabu (7/4/2021).

Terpisah, Yudi Nugroho ayah korban berinisial ERN (13), mengaku telah melaporkan aksi kekerasan dan penganiayaan yang dialami putranya itu ke Mapolsek Pamulang.

Dia menyebutkan, pelaporan itu dilakukan karena kesal mengetahui anaknya yang berkebutuhan khusus itu, diperlakukan kasar dan dianiaya tetangganya sendiri.

“Saya sudah laporkan ke Polisi setelah tetangga saya menceritakan ke saya bahwa dia menyaksikan anak saya dipukul, dijewer dan dikata-katai kasar oleh pelaku. Laporan itu tanggal 18 Maret kemarin,” jelas Yudi dikonfirmasi.

Kapolsek mengaku, Polsek Pamulang akan mendalami keterangan dari korban, saat ini pihaknya akan memanggil ahli penterjemah tunarungu.

“Untuk korban akan digali keterangannya dengan memanggil gurunya yang mengartikan bahasanya,” kata Kapolsek.

Selanjutnya, Polsek Pamulang akan berkordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan, guna memastikan proses hukum atas laporan korban tetap berjalan.

“Kita akan melimpahkan kasus ini ke unit PPA Polres Tangerang Selatan,” ucap dia.