PRDA Bagikan Dividen Sebesar 60% Dari Laba Bersih 2020

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)

JAKARTA-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp161,25 miliar atau setara dengan 60 persen dari laba bersih perseroan di 2020 yang mencapai Rp268,75 miliar.

Berdasarkan laporan hasil RUPST PRDA yang digelar di Jakarta, Kamis (8/4), jumlah dividen tunai tersebut senilai Rp171,99 per saham.

Pada tahun sebelumnya, PRDA membagikan dividen sebesar Rp105,13 miliar atau setara dengan 50 persen dari laba bersih untuk Tahun Buku 2019.

Menurut Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, pencapaian kinerja keuangan di 2020 telah membuktikan ketahanan bisnis inti PRDA di tengah dinamika situasi yang penuh ketidakpastian akibat kondisi pandemi Covid-19.

Baca :  Emirsyah Satar Jadi Komisaris Independen Bank Danamon

“Kami fokus pada upaya menjaga performa profitabilitas, peningkatan keunggulan operasional, peningkatan produktivitas, pengendalian biaya dan optimalisasi pengembangan teknologi untuk akselerasi transformasi layanan kesehatan digital bagi pelanggan,” ujar Dewi.

Dia menyebutkan, pembagian dividen tunai dari laba bersih di 2020 tersebut sudah mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis PRDA.

“Ke depannya, perseroan akan terus mengkaji besaran dividen tunai bagi pemegang saham, sesuai dengan kondisi perekonomian dan kinerja bisnis perusahaan,” katanya.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih di 2020, RUPST PRDA juga menetapkan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan untuk masa tugas hingga 2026.

Para pemegang saham menyetujui pengangkatan Kemal Imam Santoso dan Keri Lestari Dandan sebagai Komisaris Independen untuk menggantikan Scott Andrew Merillees dan Lukas Setia Atmaja.

Baca :  Perkuat Struktur Modal, RUPS AGRO Putuskan Tak Bagi Dividen

Sebelumnya, Kemal Imam Santoso menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan untuk periode 2016-2020.

Sedangkan Keri Lestari Dandan berpengalaman di bidang farmakologi dan farmasi klinik, serta pernah mendapatkan Penghargaan Nasional Hak Kekayaan Intelektual sebagai Penemu di Bidang Farmasi dari Kementerian Hukum dan HAM.

Pada jajaran direksi, RUPST menyetujui pengangkatan Ida Zuraida sebagai direktur yang menggantikan Tetty Hendrawati. Sebelumnya, Ida Zuraida sebagai AVP Human Capital PRDA.

Dengan demikian, saat ini susunan pengurus PRDA adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Andi Widjaja

Komisaris: Gunawan Prawiro Soeharto

Komisaris: Endang Wahjuningtyas Hoyaranda

Komisaris Independen: Kemal Imam Santoso

Komisaris Independen: Keri Lestari Dandan

Direksi

Direktur Utama: Dewi Muliaty

Direktur: Liana Kuswandi

Direktur: Indriyanti Rafi Sukmawati

Direktur: Andri Hidayat

Direktur: Ida Zuraida