PURE dan Kementerian ESDM Finalisasi Uji Teknologi Pemurnian Nikel

PT Trinitan Metals and Minerals Tbk

JAKARTA-PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) melaporkan bahwa perseroan dan Kementerian ESDM sudah melakukan finalisasi pengujian teknologi pengolahan dan pemurnian nikel dan kobalt (Step Temperature Acid Leach/STAL).

Informasi mengenai finalisasi pengujian teknologi STAL bersama Kementerian ESDM yang dilakukan pada 6 April 2021 tersebut disampaikan manajemen PURE kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Kamis (8/4).

Berdasarkan laporan yang ditandatangani Corporate Secretary PURE, Rudiana, teknologi STAL itu merupakan teknologi pengolahan dan pemurnian nikel maupun kobalt yang dikembangkan PURE dan dimiliki oleh entitas anak perseroan, PT Hydrotech Metal Indonesia.

“Perseroan telah menandatangani nota kesepahaman untuk pengujian, pemanfaatan informasi dan penelitian maupun penyelidikan dengan Badan Geologi Kementerian ESDM pada 14 Juli 2020 dengan target finalisasi hasil pengujian STAL Technology,” kata Rudiana.

Baca :  PURE Lanjutkan Pengembangan Ekstraksi Logam Tanah Jarang

Dia menyebutkan, pengujian telah dilakukan oleh Tim Kementerian ESDM dan ahli metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Zaki Mubarok yang menjadi Ketua Tim Kelompok Keahlian Teknik Metalurgi ITB, serta tim dari PURE.

Pada 6 April 2021, Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi Kementerian ESDM, Iman K Sinulingga memaparkan finalisasi pengujian atau validasi teknologi STAL.

Hasil akhir uji validasi itu menyebutkan, teknologi STAL mampu meningkatkan recovery nikel dan kobalt masing-masing pada rentang 87-94 persen dan 90-95 persen.

“Tim ahli yang dibentuk oleh PURE juga telah melakukan kajian komersialisasi yang menunjukan hasil yang layak secara ekonomi, terkait pengoperasian teknologi STAL dalam skala industri. Salah satunya adalah industri baterai listrik dengan memanfaatkan nikel dan kobalt laterit berkadar rendah,” ujar Rudiana.

Baca :  Gandeng Meiwa, PURE Lakukan Studi Kelayakan Pembangunan Smelter