Walkot Tangsel: ASN Tak Boleh Mudik, Lebaran di Rumah Saja

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Balai Kota Tangsel,

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menekankan kepada warganya untuk lebaran di rumah saja.

Hal itu demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Saya menghimbau seperti tahun lalu, tahun ini kita laksanakan Idul Fitri dirumah masing- masing saja, secara khidmat tidak menghilangkan khidmat nya Idul Fitri juga. Kita kendalikan dulu Covid-19 baru nanti kita lakukan kondisi- kondisi sosial lainnya,” ungkap Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Balai Kota Tangsel, usai menggelar apel siaga persiapan lebaran Rabu 5 Mei 2021.

Dia menegaskan, larangan mudik tahun ini juga berlaku keras bagi setiap ASN di lingkungan Pemerintahan kota Tangsel.

Dia juga bakal memberikan sanksi tegas sesuai kesalahan yang dilakukan ASN.

Baca :  Walkot Tangsel Keluhkan Pembiayaan Operasional RSU Serpong Utara dan RSU Pondok Aren

“Tanpa kecuali (ASN) tidak boleh mudik, kalau memaksakan mudik mereka nanti akan dikenakan sanksi kepegawaian sesuai tingkat kesalahan,” jelas dia.

Benyamin menekankan, ape gelar pasukan bersama petugas TNI/Polri dan Pemkot Tangsel, guna memastiak persiapan pelaksanaan Idulfitri secara aman dan nyaman.

“Kami akan hadir, tetapi tolong kalau prokes diabaikan ini tentunya akan menimbulkan penularan atau akan menaikan angka pandemi Covid-19 di kota Tangsel, makanya apel gelar pasukan ini kita lakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan dalam rangka Ramadan, idulfitri dan sebagainya,” ucap dia.

Pada lebaran tahun ini, Pemkot Tangsel, kata Benyamin, tetap akan menggelar pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Raya Al Ithisom, dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Baca :  Penerapan Sanksi Larangan Mudik Efektif 7 Mei 2020

Pihaknya juga telah meminta para Camat di wilayah, untuk memperluas pelaksanaan salat Idulfitri disejumlah tempat lain di luar masjid yang ada.

Guna memecah adanya pertemuan masa dalam jumlah besar.

“Waktu rapat saya sudah mintakan para camat untuk memperluas lagi salat idulfitri di tempat-tempat lain, jangan dipusatkan di satu masjid. Di halaman sekolah, lapangan bola, lapangan kantor kelurahan dan tempat-tempat lain sekitar masyarakat supaya enggak numpuk,” ungkap dia.