Anthoni Salim Ajak DCII Bangun Kompleks Data Center di Karawang

CEO Salim Group, Anthoni Salim

JAKARTA-CEO Salim Group, Anthoni Salim mengajak PT DCI Indonesia Tbk (DCII) untuk membangun kompleks hyperscale data center park bernama H2 di Pertiwi Lestari Industrial Park Karawang, Jawa Barat.

Kerjasama ini sebagai upaya mendukung dan mengakselerasi perubahan digital di Indonesia.

Menurut Executive Director Salim Group, Axton Salim dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik, Jakarta, Selasa (15/6), perubahan dan pertumbuhan aktivitas berbasis digital mensyaratkan adanya kebutuhan terhadap data center komperhensif untuk menyimpan dan mengelola data-data.

Axton mengatakan, pesatnya pertumbuhan industri digital di Indonesia telah mendorong kegiatan bisnis untuk memanfaatkan tren digitalisasi dalam upaya menerapkan efisiensi operasional, peningkatan kepuasan pelanggan, serta peningkatan engagement dengan pelanggan.

Baca :  Cadangan Devisa Setara Pembiayaan 7,6 Bulan Impor

Bahkan, lanjut dia, digitasisasi tidak hanya membawa perubahan pada tingkat bisnis, namun juga pada perubahan perilaku individu yang tercermin dari semakin meningkatnya aktivitas online shopping, pembayaran nontunai, sekolah online, penggunaan media sosial dan pertukaran konten digital untuk berkomunikasi.

Melihat peningkatan kebutuhan data center tersebut, Anthoni Salim mengajak DCII untuk membentuk kerjasama strategis dalam mendukung dan mengakselerasi perubahan digital di Indonesia.

Sebelumnya, Anthoni Salim mulai memasuki bisnis digital, termasuk dat center melalui kolaborasi dengan IndoKeppel dan investasi di CBN.

“Kini dengan menggandeng DCII yang memiliki pengalaman luas dalam hal teknologi dan operasionalisasi data center, menggabungkan kekuatan masing-masing melalui pembangunan kompleks hyperscale data center park dengan standar global bernama H2,” kata Axton dalam keterangan persnya.

Baca :  BNI-Pegadaian Siapkan Rekening Co-branding

H2 merupakan salah satu kompleks data center terbesar di Asia Tenggara dengan luas puluhan hektar yang akan memiliki total kapasitas data center mencapai ratusan megawatt.

Pembangunan kompleks data center ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahap.

H2 didesain berstandar internasional menggunakan spesifikasi Tier 3 dan Tier 4 yang di-support oleh multiple konektifitas fiber optic (carrier neutral) dan dua pembangkit listrik.

H2 dibangun dengan konsep green data center yang pengoperasiannya menggunakan energi terbarukan dari solar panel farm.

Pembangunan gedung data center yang pertama di H2 memiliki sepuluh lantai.

Enam lantai diantaranya merupakan ruang data, dengan total kapasitas 3.000 rack dan total kapasitas daya listrik mencapai 15 MW.

Baca :  CAR Perbankan Tercatat Sebesar 23,31%

Gedung ini diperkirakan selesai pada Kuartal IV-2021.

Axton meyakini, H2 akan membawa dampak positif bagi para pelaku bisnis dalam memenuhi tuntutan pasar untuk mempercepat proses digitalisasi yang akhirnya bisa berdaya saing di tataran global.