Kenaikan Penjualan di Kuartal-I Lambungkan Laba Bersih PNGO Jadi Rp63,76 Miliar

PT Pinago Utama Tbk

JAKARTA-PT Pinago Utama Tbk (PNGO) selama tiga bulan pertama 2021, mencatatkan laba bersih mencapai Rp63,76 miliar atau lebih besar dibanding periode yang sama di 2020 yang hanya senilai Rp12,73 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan PNGO yang dipublikasi di Jakarta, Selasa (8/6), total penjualan pada Kuartal I-2021 meningkat menjadi Rp467,23 miliar dari Rp463,3 miliar di Kuartal I-2020.

Perseroan berhasi menekan beban pokok penjualan selama tiga bulan pertama tahun ini menjadi Rp345,84 miliar dari Rp378,12 miliar di Kuartal I-2020.

Dengan demikian, laba bruto PNGO selama tiga bulan pertama 2021 mencapai Rp121,38 miliar atau mengalami peningkatan dibandingkan dengan laba bruto di periode yang sama 2020 senilai Rp85,12 miliar.

Baca :  PPRE Siap Bagikan Dividen Tunai Rp11,7 Miliar

Sementara itu, total beban usaha PNGO pada Kuartal I-2021 tercatat Rp49,3 miliar atau lebih tinggi dibanding Kuartal I-2020 yang senilai Rp47,3 miliar.

Maka, laba usaha perseroan selama tiga bulan pertama tahun ini menjadi Rp72,09 miliar atau lebih besar dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp47,82 miliar.

Pada pos pendapatan lain-lain, selama tiga bulan pertama tahun ini PNGO menerima Rp7,85 miliar.

Padahal di periode yang sama setahun sebelumnya PNGO mencatatkan beban lain-lain mencapai Rp13 miliar.

Sehingga, laba sebelum pajak yang dicatatkan PNGO untuk periode berakhir 31 Maret 2021 sebesar Rp79,93 miliar atau lebih besar dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp 24,19 miliar.

Baca :  2020, Kinerja Keuangan PGAS Berbalik Merugi USD264,77 Juta

Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) di Kuartal I-2021 yang sebesar Rp16,07 miliar, maka laba tahun berjalan PNGO menjadi Rp63,86 miliar.

Sedangkan, jumlah laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada Kuartal I-2021 sebesar Rp63,76 miliar atau jauh lebih tinggi dibanding laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di Kuartal I-2020 senilai Rp21,73 miliar.

Per 31 Maret 2021, total liabilitas PNGO tercatat menurun menjadi Rp778,53 miliar dari Rp905,65 miliar per 31 Desember 2020.

Sedangkan, total ekuitas perseroan per akhir Maret 2021 mengalami peningkatan menjadi Rp590,6