Kepatuhan Masyarakat Terapkan Prokes Masih Rendah

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie

TANGSEL-Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie mengakui rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Hal mendorong penyebaran kasus aktif yang semakin tinggi dan membawa wilayah kota Tangsel, dalam zona merah penyebaran Covid-19.

“Saya sepakat dengan Satgas seluruhnya, zona merah atau zona oren buat kita sama berbahanya, sama prihatinnya. Maka kita akan melakukan pengetatan PPKM Mikronya di Tangsel,” tegas wali kota Tangsel, Benyamin Davnie dikonfirmasi, Rabu 30 Juni 2021.

Dia mensinyalir, kembalinya Tangsel, ke zona merah penyebaran Covid di wilayah Provinsi Banten, karena menurunnya tingkat kesembuhan pasien dan meningkatnya angka kasus aktif Covid-19.

“Sebabnya, memang bertambah menurunnya angka kesembuhan, angka positif kita yang bertambah, menurunnya tingkat kepatuhan. Ya memang indikatornya enggak jauh dari situ,” ucap Benyamin.

Baca :  Distribusi Ayam Potong Terus Dijaga Demi Stabilitas Harga

Untuk itu, dia saat ini juga tengah membahas upaya pengetatan PPKM, yang bisa dilakukan Pemerintah kota, dalam menekan angka penyebaran kasus aktif tersebut.

“Kira-kira seperti itulah (pengetatan PPKM), tapi nanti mau saya bahas dulu dengan satgas dan teman – teman OPD, kita PSBB dulu lagi kali ya,” jelas wali kota Tangsel, Benyamin Davnie.