Meski Pendapatan Melorot, Laba Bersih PWON di Kuartal I Melonjak Jadi Rp236,69 Miliar

ilustrasi

JAKARTA-Pada Kuartal I-2021, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mampu membukukan laba bersih mencapai Rp236,69 miliar atau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama di 2020 senilai Rp66,76 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan PWON yang dipublikasi di Jakarta, Kamis (3/6), selama tiga bulan pertama tahun ini jumlah pendapatan bersih perseroan melorot menjadi Rp1,12 triliun dari Rp1,65 triliun di Kuartal I-2020.

Namun, pada Kuartal I-2021 perseroan bisa menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp596,75 miliar dari Rp673,46 miliar di periode yang sama 2020.

Sehingga, laba bruto PWON selama tiga bulan pertama tahun ini menjadi Rp519,42 miliar atau masih lebih rendah dibanding laba bruto di Kuartal I-2020 yang sebesar Rp977,1 miliar.

Baca :  Kuartal Pertama, Laba Bersih DGNS Meroket 1.287,42% Jadi Rp21,7 Miliar

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, beban penjualan PWON tercatat senilai Rp32,28 miliar atau lebih rendah dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp52,68 miliar.

Sedangkan, beban umum dan administrasi di Kuartal I-2021 sebesar Rp78,73 miliar atau sedikit lebih tinggi dibanding Kuartal I-2020 yang senilai Rp76,76 miliar.

Selama Kuartal I-2021, PWON mencatatkan beban keuangan sebesar Rp61,58 miliar dan beban pajak final sebesar Rp61,12 miliar.

Pada tiga bulan pertama 2021, perseroan hanya meraih penghasilan bunga senilai Rp28,11 miliar atau mengalami penurunan dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp59,28 miliar.

Sementara itu, kerugian selisih kurs mata uang asing yang dicatatkan PWON pada Kuartal I-2021 hanya senilai Rp108,79 miliar atau mengalami penurunan dibanding Kuartal I-2020 yang mencapai Rp557,62 miliar.

Baca :  AKRA Bagikan Dividen Rp494 Miliar atau Setara Rp125 Per Saham

Adapun laba sebelum pajak pada Kuartal I-2021 tercatat Rp260,08 miliar atau lebih besar dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp133,52 miliar.

Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) di Kuartal I-2021 yang sebesar Rp6,92 miliar, maka selama tiga bulan pertama tahun ini laba periode berjalan yang dibukukan PWON sebesar Rp253,16 miliar.

Namun pada Kuartal I-2021, jumlah laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp236,69 miliar.

Sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali senilai Rp26,47 miliar.

Per 31 Maret 2021, total liabilitas PWON tercatat menurun menjadi Rp8,81 triliun dari Rp8,86 triliun per 31 Desember 2020.

Sedangkan, total ekuitas per akhir Maret 2021 mengalami peningkatan menjadi Rp17,85 triliun dari posisi per akhir Desember 2020 yang sebesar Rp17,6 triliun.

Baca :  Fitch: Negara di Asia Pasifik Miliki Dampak Variatif Atas Utang di Masa Pandemi