Pelaku Ekspor Produk Alas Kaki Dapat Stimulus

Ilustrasi

JAKARTA-Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN)  Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuat terobosan berupa stimulus regulasi ekspor produk alas kaki.

Berbagai stimulus kebijakan ini memberikan kemudahan para pelaku ekspor alas kaki nasional.

Demikian penegasan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Didi Sumadi dalam  webinar “Ngobrol Ekspor” dengan tema “Prosedur Ekspor Alas Kaki”, pada Senin (31/5).

“Pemerintah telah melakukan beberapa stimulus guna meningkatkan kembali perekonomian  nasional. Selain itu, beberapa di antaranya dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas  ekspor nonmigas Indonesia. Kami berharap, stimulus yang diberikan pemerintah dapat  dimanfaatkan para pelaku usaha lebih optimal,” tegas Didi.

Pemerintah, lanjut Didi, juga telah mengeluarkan stimulus berupa serangkaian program kebijakan  untuk meningkatkan daya saing industri, daya beli masyarakat, investasi, logistik, ekspor, dan  pariwisata, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Baca :  Jokowi: Manfaatkan Momentum Kenaikan Ekspor

Beberapa program tersebut di antaranya penyederhanaan prosedur ekspor dan percepatan penerbitan perizinan usaha dari tingkat pusat  hingga daerah.

Didi menjelaskan, “Ngobrol Ekspor” ini memberikan sosialisasi tentang regulasi dan prosedur  ekspor.

Selain itu, juga mengidentifikasi kendala di lapangan, serta sebagai ajang berbagi kiat sukses kepada sesama eksportir dan stakeholder lainnya.

Hal ini guna meningkatkan akses pasar  bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan mengatakan, total peserta
“Ngobrol Ekspor” perdana ini sebanyak 100 peserta.

Para peserta merupakan para pelaku usaha  sektor alas kaki.

“Kegiatan ini merupakan upaya menggiatkan kembali aktivitas perekonomian,  khususnya ekspor. Semoga diskusi ini dapat memotivasi para pelaku usaha untuk meningkatkan
ekspor dan mengatasi berbagai permasalahan ekspor, khususnya produk alas kaki,” kata Marolop.

Baca :  Menhub: APBN Hanya Stimulus Dari Suatu Proyek Infrastruktur

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, kinerja ekspor produk alas kaki pada 2020 tercatat  sebesar USD 4,80 miliar atau tumbuh 8,97 persen dibanding tahun sebelumnya yaitu USD 4,41  miliar.

Ekspor komoditas ini menyumbang 3,4 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia.