Tempe Indonesia Primadona Baru Masyarakat Jepang

Hadir dalam acara pelepasan ekspor secara langsung dan virtual yaitu Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Hari Widodo; Direktur Promosi dan Citra, Merry Maryati; Ketua Umum Forum Tempe Indonesia, Made Astawan; Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat, Kris Budiharjo; Pimpinan PT. Arumia Kharisma Indonesia, Achmad Arifin; Pimpinan Rumah Tempe Azaki, Cucup Ruhiyat; serta Atase Perdagangan RI Tokyo dan ITPC Osaka.

JAKARTA-Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Hari Widodo menuturkan, kehadiran tempe asli Indonesia diharapkan menjadi primadona baru bagi masyarakat Jepang melalui promosi yang tepat sasaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada perwakilan perdangan Indonesia di Jepang baik ITPC Osaka maupun Atase Perdagangan yang telah menjembatani kegiatan ekspor perdana ini. Hal ini berkontribusi terhadap pertumbuhan dan peningkatan ekonomi nasional di tengah tekanan ekonomi global dan pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Sebelumnya, Eksportir PT Arumia Kharisma Indonesia (PT Arumia) dengan pelaku usaha kecil menengah (UKM) Rumah Tempe Azaki melakukan ekspor perdana produk tempe sebesar 4,8 ton senilai USD 13.000 ke Negeri Sakura Jepang.

Hari mengajak pelaku UKM Indonesia untuk terus bekerja sama meningkatkan kinerja ekspor produk pangan Indonesia ke pasar potensial yang bernilai tambah tinggi.

Baca :  Tingkatkan Penyaluran Pembiayaan Produktif, BNI Syariah Gelar Pelatihan UMKM

“Kemendag akan terus berupaya mendongkrak laju ekspor produk nonmigas Indonesia ke kancah global. Selain itu, Kemendag akan terus bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menyelesaikan berbagai hambatan untuk melebarkan pasar mereka,” pungkas Hari.

Total perdagangan Indonesia-Jepang pada periode Januari—April 2021 sebesar USD 9,84 miliar atau meningkat 1,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Jepang sebesar USD 5,47 miliar.

Sedangkan, impor Indonesia dari Jepang sebesar USD 4,37 miliar.

Sementara itu, tahun 2020, total perdagangan Indonesia-Jepang sebesar USD 24,33 miliar.

Nilai ini terdiri dari ekspor sebesar USD 13,66 miliar dan impor sebesar USD 10,67 miliar.

Baca :  UMKM Kuliner Diberi Pelatihan Pemasaran Digital