IHSG Diprediksi Berbalik Melemah, Mainkan Saham Pilihan Analis

Indeks Harga Saham Gabungan
Ilustrasi

JAKARTA-Pada perdagangan di akhir pekan ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berbalik menuju area level support di bawah 6.000, setelah kemarin ditutup menguat sebesar 0,34 persen ke posisi 6.006.

Menurut analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, sejauh ini pergerakan IHSG belum akan meninggalkan proses konsolidasi. Adapun rentang support-resistance yang dimiliki IHSG berada di level 5.913-6.123.

“Masih minimnya sentimen positif dan belum adanya capital inflow yang secara signifikan masuk ke pasar modal, tentunya akan mempengaruhi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ucap William di Jakarta, Jumat (2/6).

Sehingga, lanjut dia, potensi koreksi wajar bisa dimanfaatkan oleh para investor untuk mengakumulasi pembelian saham. “Hari ini IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi,” katanya.

Baca :  IHSG Lanjutkan Tren Koreksi Minor, Pilih Saham Rekomendasi Analis

Dengan demikian, jelas William, Indosurya Sekuritas merekomendasikan agar para investor maupun trader untuk mengoleksi saham BBNI, ICBP, AALI, UNVR, INDF, ASII, WIKA dan JSMR.

Sementara itu, analis PT Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan di akhir pekan ini berpotensi untuk melanjutkan proses kenaikan menuju level resistance terdekat di posisi 6.067.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang untuk bergerak menguat dan di-trading-kan pada level 5.944-6.067,” ujar Nico Demus.

Dia mengatakan, pada hari ini para investor menantikan sejumlah data ekonomi yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Inflasi secara year-on-year, kami perkirakan masih akan mengalami penurunan, tetapi tentu harapannya tidak banyak,” imbuhnya.

Baca :  Kapan Saatnya Diversifikasi Investasi ke Reksa Dana Saham?

Lebih lanjut dia menegaskan, pada perdagangan hari ini laju IHSG akan bergantung terhadap data ekonomi yang akan keluar hari ini.

Maka, kata Nico, para investor diharapkan untuk berhati-hati untuk memilih saham dan direkomendasikan mengakumulasi pembelian saham ACES, MNCN, CPIN dan LSIP.